Angkot Serang : Kemana Saja Boleh

    Centralnews.co.id- SERANG, Angkutan Umum Kota Serang yang rutenya tak jelas entah bagaimana, acap kali membuat penikmat angkutan ini berfikir ulang. Walau masih banyak peminat Angkot, namun kerap dibuat kesal dengan arah yang tak jelas kemana, membuat perjalanan yang dapat ditempuh 10 menit bisa dua atau bahkan tiga kali lipat lamanya. Karena penumpang dibawa berjalan-jalan terlebih dahulu sambil mencari penumpang. Walau sebenarnya mungkin ini menjadi permasalahan yang dialami semua penikmat kendaraan umum di kota lain selain Serang. keuntungannya tarif yang dipatok hanya 4000 rupiah, dengan perjalanan yang “hendak kemana saja” dengan syarat rela supir bawa keliling.

    Kota Serang yang kecil, menjadi alasan utama mengapa angkot tak jelas tujuannya. Namun hal ini tentu membuat pemilik kendaraan lebih memilih menempuh perjalanan dengan kendara yang mereka miliki. Dengan ini justru menambah polusi yang kini menjadi buah bibir karena dianggap sebagai permasalahan pemanasan dunia. Bagai buah siamalakama, pemilik kendaraan pribadi yang peduli atas global warming terkadang ingin mengurangi efek buruk dengan memilih angkutan umum, namun disisi lain keadaan bertolak belakang dari keinginan mereka Angkot Serang memang agak tak bersahaja.

    Faktor yang membuat Angkot Serang sesuka hati dalam menjalankan tugasnya adalah mungkin kurangnya perhatian dan pengawasan mengenai Angkot di kota ini. Sehingga peraturan yang telah ditetapkan dengan mudah dilanggar, atau bahkan karena pemerintahan Kota Serang tidak memiliki peraturan mengenai ini. Yang jelas, banyak penumpang kecewa dengan angkutan umum yang sebenarnya masih diandalakan oleh segelintir orang. Yang tidak memiliki kendaraan pribadi maupun mereka yang memiliki kendaraan atas nama menolak global warming.

    Karena dengan tujuan yang tak menentu, tak jarang supir Angkot menurunkan penumpang tidak pada tujuan seharusnya. Dan hal ini mungkin terjadi pada siapa-siapa yang pernah menggunakan Angkot Serang sebagai alat transportasi yang mereka pilih. Baiknya pemerintah Kota Serang mengatur dengan benar mengenai ini, Angkot bernomor dapat menjadi cara agar supir Angkot nakal dapat dimonitori cara karejanya. Tujuan jelas, penumpang selamat, itu tentu yang menjadi harapan bersama saat ini. Dengan kenyamanan yang diciptakan oleh transportasi umum, bukan tak mustahil akan banyak pemilik kendaraan yang lebih memilih menggunakan Angkutan umum walau mereka punya kendaraan pribadi sekali pun. Dengan ini tentu membantu mengurangi polusi yang mampu menghambat pemanasan global, dan tak mustahil dengan berkurangnya jumlah kendaraan (karena pengguna jalan lebih memilih kendaraan umum), maka dapat menekan jumlah polusi Serang.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here