BANK BANTEN RESMI BERGABUNG DENGAN ASBANDA

Centralnews- JAKARTA – PT. Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk. (Bank Banten) sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) kebanggaan masyarakat Banten yang diluncurkan pada 4 Oktober 2016 lalu, kini semakin menunjukan eksistensinya sebagai BPD, hal ini di tunjukan dengan bergabungnya Bank Banten menjadi anggota ke-27 Asosiasi Bank Daerah (Asbanda).

Bank Banten resmi bergabung menjadi anggota Asbanda untuk pertama kalinya pada saat acara agenda rutin BPD se-Indonesia, yaitu pada perhelatan Musyawarah Nasional XVII Asbanda di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur Jumat (24/3) lalu. Sebelumnya, sesuai dengan hasil Rapat Pengurus Asbanda tanggal 23 November 2016, Bank Banten telah tercatat pada keanggotaan Asbanda selaku paguyuban bagi BPD seluruh Indonesia.
“Bergabungnya Bank Banten dengan Asbanda karena kami melihat Asbanda sebagai wadah pemersatu untuk mempererat hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antar BPD di seluruh Indonesia, khususnya dalam lingkup bisnis dan non bisnis BPD dengan segala aktivitasnya,” tutur Lungguk Gultom, Plt Direktur Utama Bank Banten di Jakarta, Jumat (31/03).

Sebagai BPD, Lanjut Lungguk, misi Bank Banten adalah mendukung program pembangunan untuk pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat Banten, serta memberikan layanan perbankan terbaik yang selalu berorientasi kepada kepuasan nasabah , dan meningkatkan nilai manfaat secara berkesinambungan bagi semua pemangku kepentingan. “Kami selalu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan perekonomian masyarakat Provinsi Banten,” jelas Lungguk.

Lungguk juga menambahkan bahwa kinerja Bank Banten secara bertahap melakukan perbaikan dari aspek bisnis dan pengelolaan risiko. Kondisi tersebut membuktikan kesehatan yang semakin membaik dari Bank Banten, seiring membaiknya total aset, penyaluran dana dan kredit yang berada di dalamnya.“Tentu saja hal ini tidak dapat terlepas dari peranan Pemprov Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali yang terus melakukan support terhadap perbaikan Bank Banten dan Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang melakukan monitoring secara berkala” tambah Lungguk.

Sebagai BPD yang baru bergabung dengan ASBANDA, Kinerja Bank Banten pada Desember 2016 mendapatkan apresiasi karena mendapatkan angka pertumbuhan tertinggi pada pertumbuhan Giro dan pertumbuhan Modal Disetor. Kenaikan giro Bank Banten sebesar 85,56% (yoy) dari Rp.31,96 miliar pada Desember 2015 menjadi Rp.59,85 miliar pada Desember 2016 dan kenaikan modal disetor Bank Banten sebesar 89,29% dari Rp.1,05 Triliun pada Desember 2015 menjadi Rp.2,03 Triliun pada Desember 2016. (Sis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here