Pendekar Banten Kepung BJB Banten

Centralnews – BANTEN, Ratusan pendekar yang tergabung dalam Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) geruduk kantor Cabang Khusus Bank Jabar Banten, Senin (10/04).

Mereka datangi BJB Banten untuk menuntut agar BJB mengembalikan sertifikat tanah atas nama Wahyu Nurjamil yang merupakan anak Ketua Umum DPD TTKKDH Banten Maman Rizal yang sertifikatnya di gunakan sebagai jaminan kredit saudara Ryan Anthoni kepada Bank Jabar Banten tanpa sepengatahuan pemilik sertifikat.

Selain itu mereka juga menuntut agar di lakukan pengusutan dugaan gratifikasi yang di lakukan oknum perbankan saudara Dendi Nugraha selaku Kepala Cabang BJB 2009 yang memberikan keputusan kredit, juga menuntut agar aparat penegak hukum segera memanggil dan melakukan pengusutan pihak-pihak terkait, di antaranya oknum notaris saudara liza, oknum pegawai bank saudara Dendi Nugraha,  saudara ryan anthoni yang di duga telah melakukan pemufakatan kejahatan perbankan.

” tuntutan ini bukan masalah uang,  tapi ini masalah hak saya,  awalnya saya memberikan sertifikat tersebut ke Dendi Nugraha terkait urusan bisnis,  dan perjanjian kalau sertifikat itu hanya setahun di gunakan, dan harus di kembalikan, tapi saat sertifikat itu saya minta di kembalikan, malah saya di tagih untuk membayar 1,8 milliar, “Ungkap Wahyu

“Saya sudah melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian Kota Serang agar di usut sampai tuntas masalah ini, “tambahnya

Loading...

Wahyu menjelaskan sertifikat yang di gunakan jaminan di Bank Jabar Banten adalah sertifikat hak kepemilikan tanah seluas 1,5 hektar yang bernilai 7,5 milliar.

“sertifikat tanah milik saya ini ternyata di perpanjang kembali untuk pinjaman kredit, saya tidak tahu menahu,  yanda tangan saya di palsukan atau gimana,  dan ternyata pembayarannya macet sudah 5 tahun. Dalam hal ini pihak saya sangat di rugikan oleh BJB Banten senilai 7,5 milliar, ” Pungkasnya

Perlu di ketahui sampai saat ini pihak Wahyu masih melakukan mediasi atas tuntutannya. (sis)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here