Injak Usia 57, PMII Konsisten Kawal Kebijakan Pemerintah

Centralnews-PANDEGLANG, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) gelar acara HUT ke 57 di gedung MUI Pandeglang, Senin (17/4). Di usia yang terbilang tua PMII akan terus konsisten untuk tetap menjadi peranan penting sebagai penyeimbang pemerintah khususnya Pemkab Pandeglang.

Karena sampai saat ini masyarakat masih merasa kesulitan akan pembuatan e-KTP dan pembangunan inspratuktur yang belum merata. Sehingga wajar, ketika ribuan mahasiswa selalu turun ke jalanan sebagai bentuk otokritik Pemkab Pandeglang.

“Posisi mahasiswa dalam konteks ini adalan penyambung aspirasi masyarakat. Mayoritas warga terdampak akibat kebijakan-kebijakan ini,” kata Ketua PMII Pandeglang Ajat Sudrajat.

Ajat meminta agar daya kritis dan intelektualitas mahasiswa khususnya kader PMII terus dipelihara. Jangan sampai sikaf apatis terhadap perubahan dan gejolak sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus peka. Tidak boleh hanya sekedar ngampus dan mengerjakan tugas. Mereka telah diamanahi menjadi bagian dari kaum intelektual yang membela kepentingan khalayak,” tegasnya.

Loading...

Senada, Kader PMII STISIP Ibnu mengatakan perlunya mengkaji semua kebijakan pemerintah terkait hajat hidup masyarakat dengan realita lapangan.

“Kami akan membandingkan antara kebijakan pemerintah melalui programnya dengan fakta-fakta lapangan, apakah sinkron atau tidak. Di sinilah sikap kritis kami. Jika sinkron kami dukung, tetapi jika sebaliknya maka kami bersikap mendukung rakyat,” jelasnya.

Tamabah Ibnu, jika ada kebijakan Pemerintah yang tidak pro rakyat, maka harus dikawal dan diluruskan, agar sesuai dengan harapan Masyarakat.

“Semua kader PMII harus bersikap kritis, dalam arti keritis yang positif. Jika ditemukan ketidakadilan maka kita harus lawan,” jelasnya. (rowi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here