Obat Racik Tanpa Izin Depkes, Beredar di Tanara

Centralnews – Serang, Kesatuan Reserse Narkoba Polres Serang berhasil menggagalkan peredaran obat jenis Eximer dan Tramadol yang diracik kembali oleh pemilik toko kosmetik di Tanaran Kabupaten Serang.

Kasus penjualan obat-obatan yang tidak menyertakan izin Depkes tersebut diracik kembali oleh tersangka RS dengan cara dijual perpaket kecil, paket dibagi menjadi paket khusus Eximer, paket khusus Tramadol serta paket khusus campuran pada Tramadol dan Eximer dijual per paket 10ribu.

AKP Nana Sutisna Kasat Reserse Narkoba Polres Serang saat menggelar expos kasus di Mapolres Serang menyampaikan obat-obat tersebut dilarang dikonsumsi oleh masyarakat tanpa resep Dokter karena dosisnya harus digunakan sesuai dengan dosis yang ditekan oleh Trucker bila di luar dari pada penggunaannya maka akan berakibat kepada kesehatan dari pada penggunanya dan bisa merusak mental dan saraf para penggunanya. Selasa 17/4

nfl jerseys falcons fanatics “>Lebih lanjut AKP Nana Sutisna menegaskan tersangka telah menjual obat tanpa izin Dinkes semenjak 5 (lima) bulan, dengan omset penjualan 3jt perdua hari bila ramai, dengan sasaran pembeli anak-anak remaja.

“Dua hari omset penjualan mencapai 3jt bila ramai, seperti hari sabtu dan minggu, sasaranya para remaja. untuk efek penggunaanya kita belum tau pasti”

Loading...

michael kors dress shirts val deurope “>Lebih rinci AKP Nana Sutisna menjelaskan obat-obatan yang diedarkan tersangka pada dasarnya sebagai obat pereda nyeri serta obat penenang bagi pasien yang mengalami gangguan jiwa. Terungkapnya penjual obat-obatan tanpa izin Depkes tersebut di kembangkan petugas setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

Sementara itu tersangka RS bila terbukti bersalah mengedarkan obat-obatan tanpa izin Depkes bisa dituntut pasal 196 dan 197  KUHP dengan tuntutan 10 tahun penjara kurungan.

Selain menggelar expos kasus penjual obat tanpa izin Depkes Reserse Polres Serang juga menggelar pengungkapan kasus penjualaan minuman keras.

Petugas berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai jenis dari dua penjual yang tidak memiliki izin. ugg outlet canada camarillo ca Dari pemilik warung berinisial R di Kecamatan Pamarayan di sita Miras jenis agur Kolesom botol besar dan kecil  sebanyak 194 botol kemudian di Ciruas dengan inisial yang sama petugas berhasil menyita miras jenis angguran Kolesom 150 botol.

AKP Nana Sutisna dalam expos kasus menyampaikan pedagang minuman keras tanpa ijin yang telah diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 tahun 2015 tentang Peredaran Minuman Keras kemudian juga ada Peraturan Daerah dari Kabupaten Tangerang dari Pemda Tangerang Serang Kabupaten Serang bahwa diatur dalam Perda Nomor 5 tahun 2006 di mana bahwa peredaran minuman keras itu ada ketentuannya di atas 1% itu harus ada izin dan izin edarnya harus di tempat yang diizinkan misalkan Hotel atau restoran yang sudah mendapat izin.

Sementara untuk tempat-tempat lain yang menjual itu dilarang sehingga kita akan melakukan operasi secara terus-menerus agar di Wilayah hukum Polres Serang tidak ada peredaran minuman keras yang tidak dilengkapi dengan perizinan karena ini melanggar Peraturan Daerah Serang tandasnya.(mamo)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here