Program Keluarga Berencana Kembali Di Galakkan Pemerintah

Centralnews – Jakarta, Pemerintah akan kembali menggalakkan program Keluarga Berencana (KB). Moto dua anak cukup yang sudah dikenal dari sebagian masyarakat indonesia masih berlaku untuk digunakan dalam mewujudkan keluarga berencana. Hal ini dilakukan dengan harapan untuk menurunkan angka kelahiran atau menekan pertumbuhan jumlah penduduk, dan juga mewujudkan bonus demografi berkualitas.

Pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan kemampuan produksi menyebabkan tingginya beban pembangunan yang berkaitan dengan penyediaan pangan, sandang, dan papan serta kebutuhan pokok lainnya. Dengan mendukung program keluarga berencana, monster beats by dr dre ibeats in Setiap pasangan suami istri penting untuk mendukung program keluarga berencana seperti mendukung pil KB. Hal ini dinilai dapat memberikan kualitas hidup yang baik

“Perkembangan program keluarga berencana saat ini bukan saja untuk menurunkan angka kelahiran, tetapi mewujudkan bonus demografi yang berkualitas,” ungkap Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (26/4).

Angka kelahiran rata-rata (total fertility rate/TFR) pasangan suami istri masih 2,6. dengan target yang ditetapkan 2015 lalu adalah 2,1 TFR . Sehingga hal ini akan digencarkan hingga tahun 2025. michael-kors-backpack-wallet

Bonus demografi di tahun 2020-2030 sesuai jumlah usia angkatan kerja dengan usia 15 – 64 tahun mencapai 70 persen. Sedangkan, 30 persen penduduknya adalah berusia tidak produktif yaitu usia 14 tahun ke bawah dan di atas 65 tahun.

“Bonus demografi bisa jadi anugerah tapi juga bisa musibah. Syaratnya, harus berkualitas, kalau tidak akan menimbulkan bencana gunung es,” ujarnya.

Surya mengatakan, arti dari bencana gunung es adalah ketika kekerasan dalam rumah tangga meningkat akibat belum sejahtera, monster beats diamond tears dna pengangguran bertambah, dan pendidikan tidak terpenuhi.

Sedangkan generasi yang berkualitas dapat diukur dari kompetensi dan karakter. Terwujudnya karakter itu harus dilakukan oleh ayah dan ibu serta dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan.

Untuk itu, Surya mengatakan, program keluarga berencana harus kembali digaungkan. Hal itu untuk memberikan jarak kehamilan pada ibu supaya anaknya dapat menerima nutrisi yang cukup. (cnn/atp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here