Dukung Cakupan Semesta, Pemkot Cilegon Integrasikan Jamkesda ke JKN-KIS

Centralnews – CILEGON, Dalam rangka menyuksesakan implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional, Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)  Kesehatan senantiasa membangun dan memperkokoh sinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda).  Saat ini telah banyak Pemda yang mengintegrasikan Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) salah satunya adalah Kita Cilegon, dan Kota Cilegon siap menambah daftar panjang tersebut melalui penandatangan nota kesepahaman antara Pemkot  Cilegon dengan BPJS Kesehatan tentang optimalisasi penyelenggaraan JKN – KIS di wilayah Kota Cilegon.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan Mundiharto saat ditemui seusai acara penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan berbarengan dengan acara Ulang Tahun Kota Cilegon Ke-18 mengatakan Pemda menjadi tulang punggung implementasi program strategis naaional,  yang mana salah satunya adalah Program JKN – KIS.

“Dukungan  dan peran serta pemda sangan menentukan optimalisasi program JKN- KIS, dan peran penting itu Pemda itu diantaranya memperluas cakupan kepesertaan, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan  dan meningkatkan tingkat kepatuhan,” ungkapnya.

Mundiharto menjelaskan adapun ruang lingkup nota kesepahaman tersebut mencakup optimalisasi percepatan peserta, kemudahan pembayaran iuran, serta perluasan informasi bagi peserta JKN-KIS di titik pelayanan setiap Kecamatan, optimalisasi cakupan kepesertaan JKN -KIS melalui mekanisme perizinan dan kepatuhan pemberi kerja, optimalisasi pertukaran dagang dan informasi dokumen administrasi kependudukan dengan kepesertaan JKN-KIS,  dan optimalisaai peran serta pemkot Cilegon dalam pemanfaatan anggaran kesehatan untuk kendali mutu dan kendali biaya progam JKN-KI.

Mundiharto menambahakan pertumbuhan peserta JKN-KIS terbilang cukup pesat, memasuki tahun ke-emoat pengelolaan jaminan kesehatan jumlah peserta JKN KIS per 21 April 2017 telah mencapai 176.797.820 jiwa atau hampir mencapai 70% dai total penduduk indonesia,  dan hingga saat ini dari 514 Kabupaten/Kota di indoneaia sebanyak 450  Kbupaten / Kota telah me gintgrasikan Jamskedanya ke BPJS Kesehatan.

Loading...

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah di lakukan Pemerintah Kota Cilegon, juga Kabupaten / Kota lainnya yang telah mengintegrasikan program Ini. Besar harapan kami di akhir tahun 2017 ini seluruh jamkesda bisa terintegrasi dalam program JKN – KIS dan seluruh pemda dapat mendukung terwujudnya universal Health Coverage, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat indonesia,” terang Mundiharto.

Sementara Walikota Cilegon Tb. Iman Ariyadi dalam sambutannya mengatakan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang mendukung program Jamkesda melalui penandatanganan nota kesepahaman ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Direktur BPJS atas program percontohan nasional, di mana Kota Cilegon dipilih sebagai salah satu kota yang di ajak bekerjasama untuk program JKN – KIS, ” Ungkap Iman

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon dr. Arriadna mengatakan yang tercover Jamkesda di Kota Cilegon sebanyak 18 ribu jiwa,  sedangkan dari APBN atau data yang mendapatkan PBI sebanyak 85.690 jiwa.”Dari anggaran APBD ada 18 ribu, sedangkan yang dari APBN berdasar data dari BPS ada sebanyak 85.690,” Ujar Arriadna

Sebagai informasi, khusus wilayah kerja BPJS Kesehagan Kantor Cabang Serang, jumlah pesertanya telah mencapai 3.409.177 jiwa atau sebanyak 71,09% dari total penduduk 4.795.248 jiwa. Adapun jumlah peserta JKN – KIS di Kota Cilegon adalah 335.159 jiwa dari total penduduk 451.529 jiwa.  (Sis) 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here