Tokoh Central : Eksklusif “HUT Cilegon Ke-18 Bersama Walikota Cilegon,TB Iman Ariyadi”

Centralnews-CILEGON, Dalam rangka HUT Cilegon yang ke 18, yang jatuh pada hari ini, Kamis, 27 April 2017.  Walikota Cilegon, Dr. H. Tubagus Iman Ariyadi, S.Ag., M.M., M.Si., berbagi cerita mengenai wajah Kota Cilegon dari masa ke masa.

Terbentuk sejak tahun 1999, tentu memiliki banyak perubahan, khususnya di tangan Tubagus Iman Ariyadi yang memimpin Cilegon terpilih selama dua periode sejak 2010 hingga 2021 mendatang, meneruskan   perjuangan almarhum ayahnya, Tubagus Aat Syafaat yang sebelumnya merupakan Walikota Cilegon periode 2010-2015.

Ditemui secara eksklusif, di Kantor Walikota Cilegon (24/4/2017), TB Iman Ariyadi, berbagi cerita mengenai kemeriahan HUT Cilegon serta perubahan kota yang ia pimpin dari tahun ke tahun.

Walikota Cilegon Tb. Iman Ariyadi (kiri) dan Rahel Mutia, Pemimpin Redaksi Centralnews (Kanan), saat melakukan wawancara eksklusif HUT Cilegon ke-18, di Kantor Walikota Cilegon (25/04/2017).

Centralnews: Kota Cilegon adalah kota dengan posisi strategis, pintu gerbangnya Pulau Jawa. Sehingga dapat dilihat banyak potensi yang berdampak terciptanya pembangunan wilayah dalam jangka waktu tertentu. Bagaimana menurut Anda, tentang potensi pembangunan wilayah Kota Cilegon tersebut?

TB Iman Ariyadi: Saya kira kalau pembangunan Cilegon kan mengacu pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) kita, sebagai daerah industri perkembangan dan jasa. Saya rasa itu menjadi fokusnya pembangunan Cilegon. Dan tentu potensi-potensi yang berkembang di Cilegon adalah soal daerah industi, perdagangan, jasa dan menyangkut beberapa hal itu. Tentu menjadi pemasukan investasi, pembangunan industri, perdagangan seperti masuknya Mall, michael michael kors hamilton ew collection kors apartment, dan lain sebagainya. Itu lah yang banyak berkembang di wilayah Cilegon.

Loading...

Centralnews: Terbentuk pada tanggal 27 April 1999, menurut Anda, seperti apa Kota Cilegon saat ini, dilihat dari perkembangan wilayah setiap waktunya?

TB Iman Ariyadi: Saya kira Cilegon di usia yang ke 18, sebetulnya memiliki perkembangan yang sangat pesat. Semenjak 1999 Cilegon terbentuk sebagai daerah otonom, perkembangannya sangat besar, baik soal pembangunan infrastruktur, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan dan lain sebagainya, termasuk juga soal wajah kota Cilegon, saya kira sangat maju, dan banyak orang yang datang ke Cilegon karena melihat potensi Cilegon yang cukup bagus, dilihat dari ekonominya.

Centralnews: Sebelumnya Cilegon dipimpin oleh ayah Anda sendiri, almarhum Bapak Aat Syafaat. Kemudian apa perbandingannya Cilegon dulu saat beliau memimpin dan Cilegon sekarang ketika dipimpin oleh anda?

TB Iman Ariyadi: Saya kira ada masa-masanya, kalau (alm) Pak Aat (ayah dari Iman Ariyadi, Walikota Cilegon) membangun Cilegon saat tahap awal, jadi beliau mempersiapkan soal infrastruktur dari mulai pemerintahan, infrastruktur birokrasi dan lain sebagainya. Nah, beberapa pembangunan itu sudah berhasil oleh beliau termasuk kebijakan-kebijakan yang beliau lakukan, banyak sekali yang berdampak pada masyarakat.

Jadi saya sebagai penerus beliau yang dipilih oleh masyarakat, mendapatkan mandat secara konstitusi, ya kita lanjutkan. Seperti beliau menciptakan lingkar selatan, tadinya hanya aspal lalu kita tingkatkan jadi beton, lalu kita juga saat ini memiliki rencana melakukan pembangunan Lingkar Utara kita tambahkan, begitu ya, dan pembangunan-pembangunan lainnya. Seperti pasar, kita kembangkan sebagai pasar tradisional masyarakat, kita juga pembangunan pelabuhan, di awali oleh Pak Aat, dan hari ini saya harus meneruskan pembangunan pelabuhan secepatnya dan itu bisa diwujudkan.

itu contoh-contoh menurut saya pembangunan ini harus dilaksanakan dengan berkelanjutan. Karena tidak ada pembangunan yang tidak berkelanjutan, pembangunan harus terus berkelanjutan dari satu masa ke masa. Tidak boleh ego dalam pembangunan masing-masing, kepala daerah terpilih kedepan harus melanjutkan pembangunan sebelumnya.

Centralnews: Setiap tahunnya, ugg outlet clarksb rg citadel Kota Cilegon akan melaksanakan Perayaan hari ulang tahunnya, Seperti apa perayaan HUT Kota Cilegon ke-18 yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 April 2017?

TB Iman Ariyadi: Saya kira banyak inovasi dalam HUT Cilegon sekarang dan denyut nadi ulang tahun cilegon sudah mulai banyak dirasakan oleh seluruh masyarakat saat ini, terbukti dari antusias masyarakat dalam mengikuti kegiatan. Kita punya banyak acara semacam golok day , Wisata Krakatau, Ethnic Carnival, lalu perlombaan-perlombaan di masyarakat, nah itu semua menunjukan bahwa, kita harapkan ulang tahun Cilegon ini tidak eksklusif, tidak dimiliki oleh pemerintah saja, tapi masyarakat semua merasakan, dari kehadiran Kota Cilegon.

Inovasi-inovasinya lebih meningkat dari HUT sebelum-sebelumnya. Kegiatannya makin banyak, masyarakat dilibatkan

Centralnews: Anda juga sudah menjabat sebagai Walikota Cilegon selama dua periode, yaitu 2010 – 2015 dan 2016 – 2021 mendatang. Bisa diceritakan, Apa saja tantangan yang sudah dirasakan selama memimpin Kota Cilegon?

TB Iman Ariyadi: Saya kira Cilegon tantangannya lebih besar dibandingkan dengan daerah lain. Misalnya begini, saya membangun Alun-alun Kota, daerah lain mungkin alun-alun sudah tersedia, atau tanahnya sudah tersedia. Cilegon tidak ada lahannya, saya harus berurusan dengan Krakatau Steel (KS) misalnya, itu tantangannya saya kira kalau membangun itu harus betul-betul, harus dari nol, tidak hanya soal tersedia lahannya dan anggarannya karena itu soal Perda. Bangun pelabuhan misalkan, kita juga pernah kesulitan soal lahan, bersengketa dengan KS, dan itu sudah selesai di tiga tahun pertama, kepemimpinan saya. Cilegon ini problematikanya justru di daerah kota, disini banyak BUMN, banyak juga kepentingan bisnis di sini, sehingga berbeda tantangannya dengan wilayah lain, Tangsel misalnya tidak pernah bersinggungan dengan pemerintah pusat, karena tidak ada BUMN di sana. Kalau kita banyak sekali. Dan kepentingan nasional itu dititipkan juga di BUMN, jadi BUMN-nya kan harus maju, dan menyeimbangkan antara kepentingan pembangunan nasional dan daerah, dan itu bukan pekerjaan yang sangat mudah. Itu membutuhkan keterampilan yang khusus soal-soal seperti itu.  

Centralnews: Bisa dijelaskan, seperti apa bentuk program/agenda kerja atau rencana pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah Kota Cilegon saat ini?

TB Iman Ariyadi: Kalau program kerja terus berkelanjutan hingga saat ini, nfl jerseys all teams alibaba dan kita saat ini harus menyelesaikan beberapa rencana yang harus selesai tahun ini dan tahun depan, seperti Alun-alun Kota itu harus selesai tahun depan, pembangunannya dikerjakan hari ini, stadion sepak bola harus selesai tahun depan, pembangunannya dimulai hari ini,  Pelabuhan harus selesai dua tahun kedepan, nah itu pembangunan-pembangunan yang sifatnya besar. Kalau skala kecil dan rutinitas dilakukan terus. Soal kegiatan-kegiatan kita yang menyangkut dengan keagamaan, honor guru ngaji dan madrasah, kebijakan pendidikan dan lain sebagainya itu terus dilakukan. Dibidang kesehatan kita terus lakukan itu, kalau skala besar tidak dilakukan dalam waktu satu tahun.

Centralnews: Apa pendapat anda, terkait konsep kota cerdas atau SMART CITY bagi Kota Cilegon?

TB Iman Ariyadi: Soal kota cerdas di Kota Cilegon bukan hanya sekolah gratis, tapi menunjukan kualitas pendidikan. Makanya sekarang kita punya program Sekolah Mantap, jadi muridnya itu bukan hanya cerdas secara intelektual tapi punya karakter, itu yang lebih penting. Anak-anak Cilegon harus lebih disiplin, kemudian juga soal kebersihan sekolah, dan bagaimana sopan santun mereka kepada yang lebih tua dan lain sebagainya, itu semua soal karakter.

Tidak ada yang berhasil jika hanya mengandalkan kepintaran tapi tanpa punya karakter, itu akan menjadi problematika dan sudah banyak sekali. Yang dibutuhkan sekarang adalah dia cerdas secara intelektual dan punya karakter, itu yang kita tekankan kepada Sekolah Mantap kita, dan saya sudah bilang kepada Dinas Pendidikan, sekolah di SD-SD Cilegon sekarang sudah belajar berkomunikasi dengan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Dari kecil harus ditanamkan. Dari mulai cara membeli kue, itu pakai Bahasa Inggris kalau perlu bahasa arab. Jadi kalau bisa sejak kecil harus dilakukan. Kenapa bahasa arab?, agar menyesuaikan kultur kita sebagai masyarakat yang religious. Bahasa Inggris dibutuhkan untuk Bahasa Internasional, di setiap sekolah saya minta harus bisa menerapkan itu dan itu saya serahkan kepada Dinas Pendidikan.

Centralnews: Terakhir, apa harapan anda untuk Kota Cilegon di Ulang Tahun yang Ke – 18 ini?

TB Iman Ariyadi: Harapan saya, pembangunan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat, kita harapkan di usia ke 18 ini partisipasi masyarakat lebih banyak lagi. Bagaimana bentuk partisipasi masyarakat?, Kita bentuk taman misalkan, nah bukan hanya pemerintah yang menjaga kebersihannya, tapi masyarakat juga. Masyarakat boleh berdagang, moncler callis c

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here