Mucikari Pandeglang Pasang Tarif Rp. 700.000 Untuk PSK di Bawah Umur

Centralnews – PANDEGLANG,  Tarif untuk pekerja sex komersial  di bawah umur di kabupaten Pandeglang cukup terbilang mahal, para lelaki hidup belang harus rela merogoh kocek Rp. 700.000  sekali kencan bila melalui mucikari.

Terungkapnya tarif Pekerja Sex Komersial (PSK) di Kabupaten Pandeglang banten, di ketahui dari kasus yang di tangani oleh pihak kepolisi resort Pandeglang dengan tersangka Misbahudin 25 tahun warga kampung gunung putri dengan pekerjaan wiraswasta.

Misbahudin di ketahui membanderol harga Psk kepada para lelaki hidup belang sebesar Rp. 700.000 sekali kencan. Dalam kasus ini Misbahudin menawarkan  PH alias ndol yang masih di bawah umur kepada lelaki hidung belang yang tidak lain adalah petugas yang menyamar sebagai pelanggan.

Dari release yang di keluarkan Polda Banten melalui kepala bidang Humas kasus penjual psk di bawah umur yang terjadi di Kabupaten pandeglang dengan tempat kejadian perkara di alun alun barat pandeglang tepatnya di depan gedung pancaniti.

Kronologis kejadian terjadi pada hari senin tgl 01 mei 2017 sekitar Pukul 20:42 wib. Telah terjadi tindak pidana perdagangan manusia atau eksploitasi seksual anak, terhadap anak dibawah umur dan atau sebagai mucikari untuk mendapatkan keuntungan dari pelacuran  atau psk.

Loading...

Dari release yang di keluarkan,  awalnya petugas kepolisian polres Pandeglang mendapatkan informasi bahwa telah terjadi penjualan perempuan kepada laki-laki hidung belang, mendapatkan informasi tersebut petugas kepolisian melakukan penyelidikan dan akhirnya ptugas mendapatkan nomor telepon dan pin blackberry massanger (BBM)  tersangka Misbahudin.

Setelah petugas kepolisian mendapatkan contact person kecap asin nama panggilan akrab Misbahudin petugas berpura-pura memesan seorang PSK kepada tersangka. Setelah tersangka menawarkan harga dan sepakat tsk kemudian mengajak ketemuan di daerah maja kemudian ke alun alun barat pandeglang tepatnya di depan gedung pancaniti, setelah tiba tidak lama datang seorang psk yang berinisial PH alias Ndol, untuk menyakinkan aksinya kemudian petugas yang menyamar membawa PH ke hotel sejahtera.

Setelah terbukti memperjualkan anak di bawah umur untuk menjadi Psk Misbahudin alias botol kecap ditangkap oleh petugas kepolisian di kp.Maja kel.Sukaratu kec.Majasari, kab.Pandeglang. Dan disita berupa 6 lembar uang pecahan Rp. 100.000 serta 1 (satu) unit handphone merk ADVAN warna hitam. Dari setiap aksi menjual psk, Tersangka mendapat keuntungan kisaran Rp. 50.000  hingga Rp. 200.000

Tindak pidana perdagangan anak, orang dan atau ekploitasi seksual terhadap anak di bawah umur dan atau sebagai mucikari untuk mendapatkan keuntungan dari pelacuran sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 jo pasal 10 UU RI No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan perdagangan orang dan atau pasal 76 huruf (i) jo pasal 88 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 506 KUH Pidana. (mamo)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here