Pengendara Tak Tertib Lalu Lintas, Lebak Gelar Razia

Centralnews-LEBAK, Satlantas Polres Lebak, Banten, kembali menggelar razia rutin di beberapa titik kawasan tertib lalu lintas, Rabu (03/05/2017). Razia rutin digelar di sekitar alun-alun Rangkas Bitung, jalan raya Rangkas Bitung Pandeglang dan jalan raya Rangkas Bitung Cipanas.

Razia rutin tersebut digelar di beberapa titik pusat keluar masuknya kendaraan. Dan di lokasi tersebut, masih banyak ditemukan pengendara yang masih minim tentang kesadaran patuh berlalulintas.

Dalam razia rutin yang di gelar sekitar pukul 10:00 tadi, kendaraan yang bersifat melanggar peraturan lalulintas diberhentikan petugas, dari mulai pengendara yang tidak menggunakan helm, kaca sepion dan pengendara yang di anggap mengebut bukan pada tempatnya,seperti mengebut dikeramaian kota, dipusat lingkungan pendidikan,hal itu pun menjadi atensi dalam razia rutin hari ini.

Pasal nya meskipun pengendara  setelah diperiksa petugas,surat-surat kendaraan nya lengkap,namun kelakuan aksi kebut-kebutan yang  dilakukan nya bisa mencelakakan orang lain dan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Loading...

Sementara menurut Ipda Dedi Kanit Turjawali, Satlantas Polres Lebak, saat ditemui awak media di lokasi razia menjelaskan bahwa dalam razia rutin kali ini sedikitnya dua puluh lima kendaraan yang ditindak secara e-tilang dan sekitar empat puluh kendaraan lainnya diberikan teguran dan himbauan. Razia tersebut bertujuan guna menimalisir angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, agar masyarakat selalu berhati-hati utamakan keselamatan dan harus tau tentang peraturan dalam berlalulintas.

“Kami hanya berupaya melaksanakan tugas dengan sebaiknya. Memang dengan banyaknya masyarakat menggunakan motor baru. Kecelakaan dikawasan tertib lalu lintas sedikit berkurang, hanya saja pengendara yang menggunakan motor baru tersebut masih minim tentang pemahaman patuh berlalulintas,” jelasnya.

hal tersebut diakui Deddy belum sesuai harapan, “sering kali muatan bocengannya tidak menggunakan helm. Namun jika ditemukan pengendara yang tidak mempan sudah beberapa kali kami himbau, terpaksa kami tilang agar pengendara tersebut merasakan efek jera,” Tambah Dedi pada centralnews. (andri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here