Rutan Rangkasbitung Kenalkan Napi Bahasa Inggris

Centralnews-LEBAK, Rumah tahan (Rutan) Rangkasbitung, Lebak, Banten (05/05/2017) ,kenal kan Warga Binaan (WBP) kursus Bahasa Inggris.

Pengenalan bahasa asing tersebut  adalah sebagai program rutan kelas ll B Rangkasbitung yang mempunyai kerjasama baik dengan salah satu tempat kursus di Rangkasbitung.

Belajar Bahasa Inggris tersebut bebas diikuti para Napi yang saat ini jumlah keseluruhannya sebanyak 167. Namun pengenalan belajar Bahasa Inggris tersebut hanya sebagai motivasi tanpa melihat pendidikan dan latar belakang. Meskipun pelajaran bahasa inggris yang didapat dirutan, hanya sebatas materi tanya jawab dalam pengalaman keseharian,namun hal itu kelak bisa menjadi bekal yang bermanfaat untuk seluruh Warga Binaan (WBP) di masa depan.

Menurut Dede, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Rangkasbitung, dalam pelatihan pengenalan Bahasa Inggris, sebagai mana sudah di atur dan tertuang dalam undang-undang pemasyarakatan, yang mana para napi berhak diberikan haknya guna mendapat kan pembinaan dan bimbingan dari petugas Lapas secara kepribadian yang baik dan bermanfaat. Seperti pembinaan kepribadian tentang meningkatkan dalam pengetahuan keagamaan, kesenian, olah raga dan kegiatan positif lainnya.

“Menciptakan pribadi Warga Binaan (WBP) yang baik dan mandri, yang mampu menjadi bekal para Napi pulang kerumah masing-masing,setelah bebas menjalani masa hukuman,yang bertujuan  agar Napi merasa menyadari dan menyesal terhadap kelakukan buruk yang pernah diperbuat nya,dan terpikir  tidak diulangi lagi. Sehingga mampu untuk berbaur dan diterima keluarga maupun masyarakat luas kembali secara baik”, tegas Dede.

Loading...

Ditambahkan didi, salah seorang Napi yang terjerumus kasus barang haram narkoba, yang ditemui  Centralnews usai melaksanakan ibadah sholat jumat, dirinya sangat merasa senang dan mengapresiasi  pelatihan kursus Bahasa Inggris. Meskipun hari-hari saya disini masa menjalani hukuman,tapi saya masih bisa menempuh pendidikan,kelak saya keluar dari sini,pasti saya ajarkan pada anak dan keluarga saya”, pungkas Didi. (andri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here