Upah Kecil, Honorer Lebak Audiensi dengan DPRD

Centralnews-LEBAK, 800 dari jumlah 1319 pegawai honorer siap gelar audensi untuk meminta Surat Keputusan (SK) dari Bupati Lebak karena upah dinilai tak sepadan dengan standar Upah Minimum Kabupaten (UMK). Audiensi tersebut akan digelar dengan pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Lebak, Banten, Senin (08/05/2017).

Pegawai berbagai intansi tersebut terdiri dari kalangan guru, unsur pegawai kesehatan dan pegawai lainnya yang berstatus honorer, datang berbondong-bondong karena ingin menyampaikan keluhannya kepada DPRD Lebak, untuk mencari jalan keluar dari masalah selama mereka bertugas.

Dengan upah honor 300 ribu yang turun per triwulan menjadi salah satu penyebab para honorer adakan audiensi dengan DPRD.

“Karena kami para honor masih merasa belum diperhatikan,yang ke satu selama ini kami seorang guru bertugas mesih mengantongi SK dari kepala sekolah bukan dari bupati,yang kedua kami minta standar upah yang sepadan minimal (UMK) lebak dan yang ke tiga kami minta para honorer yang memang sudah hampir masa pensiun mendapatkan tunjangan hari tua”, jelas Hilman (35) yang kami temui saat persiapan audiensi berlangsung.

Selain kenaikan upah honorer, mereka meminta pengangkatan menjadi PNS untuk honorer yang sudah lama serta meminta tunjangan hari tua.(andri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here