Hujan Deras Hancurkan Jembatan Jaman Belanda

Centralnews – SERANG, Jembatan jaman Belanda ambruk setengah bagian badannya setelah diterjang hujan selama tiga hari berturut-turut yang menyebabkan debit air meluap hingga ke jalan.

“Robohnya sudah sebulan yang lalu, waktu robohnya enggak hujan, kemarin-kemarinnya hujan, airnya tinggi,” kata Andri, monster beats apple accessories warga setempat yang ditemui di depan rumahnya yang tak jauh dari lokasi jembatan rubuh, Selasa (08/05/2017).

Jembatan yang diberi nama oleh warga sebagai Jembatan Cipari II yang berlokasi di Desa Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten itu ambruk sekita pukul 19.00 wib. moncler a firenze palermo

Petugas dari Pemkot Serang di akui warga telah mendatangi lokasi kejadian. Namun belum ada tindakan apapun yang dilakukan oleh pemerintah.

“Sampai sekarang belum ada penanganan, waktu itu ada dinas ke sini cuma foto-foto doang,” terangnya.

Loading...

nfl jerseys differences dak prescott “>Warga pun menyayangkan Pemkot Serang yang bertindak lambat dan hanya memasang seutas tali dipinggir jembatan sebagai pembatas yang bisa membahayakan pengendara yang melintas.

“Kan banyak juga di sini mobil-mobil kayak bus sama truk yang lewat, awalnya memang bolong-bolong kecil doang,” tegasnya.

Perlu diketahui bahwa jembatan tersebut merupakan akses utama penghubung tiga kecamatan dan kabupaten, yaitu jalur dari Kecamatan Walantaka Kota Serang menuju Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang dan Kecamatan Rangkasbitung di Kabupaten Lebak. ugg outlet bicester brunswick

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here