Lima Tantangan Sekda Banten Bagi Para Balon Pilwalkot Serang

Centralnews – SERANG, Meskipun Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Serang periode 2018-2023 masih jauh, akan tetapi sudah mulai ramai di perbincangkan masyarakat Kota Serang, bahkan menyita perhatian Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ranta Soeharta, yang akhirnya memberikan 5 tantangan bagi para Bakal Calon (Balon)  pada Pilwalkot 2018 mendatang.

“saya punya 5 tantangan untuk para balon pilwalkot Serang, yang pertama yaitu meningkatkan PAD Kota Serang, kedua menarik para investor, ketiga tidak mengandalkan APBD, keempat mengambil kebijakan-kebijakan yang ekstrem, dan kelima meningkatkan kesejahteraan PNS, Non PNS serta masyarakat Kota Serang tanpa APBD,” Ungkap Ranta saat di temui rekan media di sela acara PKS di salah satu hotel di kota Serang,  Senin (08/05).

“Apabila para Balon bisa menjalani 5 tantangan dari saya ini, maka makna Kota Serang madani akan tercapai, Masyarakat sejatera, infrastruktur bagus, Mayoritas islam harus diutamakan, dan Kota Serang menjadi Kota cerdas yang punya iman,” Ujarnya

Sementara itu, Balon Pilwalkot Serang, Wahyudin Djahidi mengaku siap untuk menghadapi kelima tantangan Sekda Banten tersebut, akan tetapi tak terlepas dari bantuan Provinsi Banten, pasalnya pembangunan Kota Serang tidak semuanya menjadi tanggung jawab walikota.” semua elemen harus saling bersinergi san saling bertanggung jawab baik Kota Serang maupun Provinsi,”Ucapnya

Wahyu juga mengatakan untuk meningkatkan PAD dan mensejahterakan masyarakat tanpa mengandalkan APBD bisa kita lakukan dengan cara membuka peluang untuk para pengusaha berinvestasi secara nyaman, dan di buat regulasi perizinan yang mudah, dan cara ini sudah sesuai dengan tantangan kedua dari Sekda. “dengan di buat regulasi yang mudah maka akan banyak orang yang mau berinventasi di Kota Serang, dan Izin IMB juga kontribusi kepada pemerintah harus jelas. Karena ini saya mengalami sendiri,” ungkapnya

Loading...

” apa yang di katakan pak Sekda Banten tadi memang benar,  walikota haruslah mandiri dan memiliki terobosan program yang berkembang,  oleh karena itu kita harus bisa meningkatkan PAD,  dengan membuat program yang baik dan kemudian akan  kita ajukan ke pusat agar pusat dapat membantu APBD Kota Serang, dan secara otomatis hal ini dapat membuat Kota Serang menjadi lebih baik, “terangnya.

Sementara itu, Balon Pilwalkot Serang lainya, Syafrudin mengaku sangatlah sepakat, karena Kota Serang adalah  Ibu Kota dari Provinsi Banten. Harus lebih baik dari kota dan kabupaten lainya.

“Semua calon saya kira siap untuk mewujudkan Kota Serang menjadi lebih baik, bahkan tidak mengandalkan APBD Kota Serang yang hanya 1,2 Miliar, dan tanpa bantuan provinsi, pemerintah pusat harus dapat dikejar serta harus bisa koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pengusaha, sampai pemerintah Kabupaten atau Kota Lainya,” ujarnya.

Sedangkan Balon Pilwalkot Serang, Subadri Usuludin menambahkan, lagi-lagi tidak bisa menjadi eksekutor, paling hanya bisa rekomendasi. Seperti arahan Sekda Banten sangatlah bagus. Sebabnya yang sangat saya sayangkan, banyakya kekurangan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang pada 2017. “Makanya saya ingin maju ke Pilwalkot Serang. Karena ingin mengabdi kepada masyarakat, dan mewujudkan kelima tantangan Sekda Banten ini,” ucapnya.

“Tapi ingat, lanjut Subadri, penerapanya tetap harus bareng-bareng, harus bisa saling mengisi satu sama lain,  benahi tata kelola pemerintahannya dulu, dan harus yakin,  tidak usah mengandalkan APBD maka pembangunan Kota Serang akan lebih cepat, ” Pungkas Subadri (sis)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here