VONIS AHOK DAN PRO KONTRA NETIZEN

Centralnews – JAKARTA, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama 2 tahun penjara karena terbukti melakukan penistaan agama.

Ahok dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara, yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan penodaan terhadap suatu agama. Berikut bunyi dari pasal 156a KUHP. ‘Barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: a. yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia; b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apapun juga, yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa’.

Dalam kasus ini Ahok menyinggung tentang surat Al-Maidah dihadapan warga Pulau Seribu pada 27 September 2016.

“Dari ucapannya tersebut, terdakwa jelas menyebut Surat Al-Maidah yang dikaitkan dengan kata ‘dibohongi’. Hal ini mengandung makna yang negatif. Bahwa terdakwa telah menilai dan mempunyai anggapan bahwa orang yang menyampaikan Surat Al-Maidah ayat 51 kepada umat atau masyarakat terkait pemilihan adalah bohong dan membohongi umat atau masyarakat, sehingga terdakwa sampai berpesan kepada masyarakat di Kepulauan Seribu dengan mengatakan jangan percaya sama orang, dan yang dimaksud adalah jelas orang yang menyampaikan Al-Maidah ayat 51,” sambung hakim dalam putusannya. Sebagaimana dikutip dari Detik.com

Dalam kasus ini sikap Netizen menjadi terbagi. Pro dan Kontra itu tergambar pula dalam media sosial twitter yang sejak pagi sudah ramai dengan tagar. Seperti yang diungkapkan oleh pengguna twitter dengan akun @evespangler

Loading...

“Indonesia.. is that what you call “justice”? Or are you just afraid of some “radical groups” so you sacrifice”. #RIPHUKUM  yang artinya kurang lebih adalah “Indonesia apakah ini yang kamu sebut keadilan atau kamu hanya takut pada beberapa kelompok radikal, sehingga kamu mengorbankannya.” Lalu dalam akun @Stanronaldoe “Pak Ahok dipenjara karena berusaha terlalu keras untuk melakukan perubahan dan menolong orang lain. Inikah Indonesiaku??” #RIPHUKUM

Dan yang kontra diungkapkan oleh pengguna twitter dengan akun @FirmanS_107 “Tetep kawal terus, soalnya ahok akan banding, kawal trus jangan sampe bebas!” #Salam2TahunPenjara. Perempuan biasa dalam akunnya @Maarrni “Setuju ini tdk adil apalg dibandingkan dg kegaduhan yg ditimbulkan. Seharusnya max 5th.” #Salam2TahunPenjara.

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis selama 2 tahun penjara karena terbukti melakukan penistaan agama. (rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here