VONIS AHOK, GNPF MUI BANTEN SUJUD SYUKUR

Centralnews – KOTA SERANG,  GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) MUI Banten sore ini lakukan sujud syukur atas keputusan pengadilan negeri jakarta selatan yang memvonis Ahok sebagai penista agama dengan  hukuman 2 tahun penjara.

Sujud syukur yang di lakukan pengurus gerakan pengawal fatwa MUI banten di lakukan di masjid agung atsaurah Serang sekaligus penyampaian sikap terkait vonis yang dijatuhkan hakim pengadilan negeri Jakarta Utara terhadap sang penista agama.

Ketua Gnpf MUI Banten KH. Masyur Muhidin menyampaikan ucapan terimakasih kepada dewan hakim yang bersikap independensi dalam memvonis ahok dengan hukuman kurungan 2 tahun penjara, meski sebenarnya Gnpf Mui Banten mengharapkan vonis yang di jatuhkan kepada penista agama lebih dari dua tahun.

Di penjaranya Ahok adalah bentuk independensi dewan hakim dalam memutuskan perkara, dan berharap semoga nanti banding dia ditambah satu tahun kemudian nanti kasasi ditambah lagi satu tahun lagi dan ini sesuai dengan yurisprudensi para penista agama yang sebelumnya divonis 4 tahun ada yang 5 tahun dan ini baru pendahuluan mudah-mudahan kami akan tetap mengawal persidangan” tegas Ketua GNPF MUI Banten KH. Mansyur Muhidin.

Lima pernyataan sikap Gnpf MUI Banten yang di sampaikan oleh

  1. Juhaini Muhammad Rois selaku perwakilan dewan pembina antara lain Menghargai sikap independensi Hakim yang telah memvonis Ahok melebihi tuntutan Jaksa sebelumnya yaitu 1 tahun penjara dengan masa percobaan selama 2 tahun dan memvonis Ahok 2 tahun penjara.
Loading...

Kedua menyayangkan keputusan hakim yang tidak memvonis Ahok dengan hukuman maksimal yaitu selama 5 tahun penjara sebagai upaya agar ada efek jera Bagi siapapun yang akan merusak kerukunan umat beragama di negara kesatuan Republik Indonesia. Ketiga kami ulama Banten dan seluruh Ormas yang tergabung dalam GNP MUI Banten mengucapkan terima kasih kepada para ulama yang telah berjuang untuk menyadarkan umat Islam dari musibah yang sangat besar yaitu dipimpinnya umat Islam oleh orang kafir. Keempat kami GNP MUI Banten dan seluruh Ormas yang tergabung dalam GNB MUI Banten mengucapkan terima kasih kepada umat Islam yang tidak kenal lelah untuk berjihad menuntut ditegakkannya hukuman bagi para pelaku penistaan terhadap agama Islam. Kelima kami udah mah Banten dan seluruh Ormas yang tergabung dalam GNP MUI Banten siap mengamankan NKRI dari berbagai upaya adu domba oleh unsur-unsur perusak persatuan dan kesatuan bangsa dan penghianat negara yaitu PKI

Dan terakhir kami ulama Banten dan seluruh Ormas yang tergabung dalam GNP MUI Banten tetap mendukung dan mengawal langkah-langkah para ulama yang tergabung dalam GNB MUI pusat serta siap menerima instruksi selanjutnya dalam satu komando.

Lebih lanjut KH. Juhaini Muhammad Rois menyampaikan kami umat islam  masih mempunyai harapan terhadap hukum di Indonesia. Dengan keputusan yang diambil yang awalnya Kami merasa pesimis dengan tuntutan Jaksa 1 tahun dan 2 tahun masa percobaan.

“tapi setelah melihat hari ini kami berbesar hati bahwa hukum di Indonesia masih bisa diharapkan ditegakkan meskipun ada sedikit kecewa karena tidak sesuai dengan arahan Mahkamah Agung tahun 1964 yang setiap penista agama itu harus dihukum 5 tahun”

Artinya kalau kita ingin menghargai keberagaman menghargai kebhinekaan seharusnya tidak boleh ada penista agama di negara ini tandasnya.(mamo)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here