DPRD LEBAK TANTANG GMNI TULIS PERDA YANG HARUS DIUBAH

Centralnews – LEBAK, Wakil Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) merespon positif  (GMNI) untuk menulis perda-perda yang harus diubah  setelah orasi digelar saat menyambut Hari Kebangkitan Nasional  (HARKITNAS) di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat (17/05/2017).

Dalam orasinya mahasiswa, yang langsung dipimpin oleh Ketua Umum DPC GMNI Kabupaten Lebak dari beberapa tuntutan yang dilontarkan Mahasisiwa kepada DPRD sangat direspon positif oleh Wakil Ketua DPRD Lebak yang diantaranya terkait tuntutan persoalan beberapa Perda yang dianggap mahasiswa.

Salah satu mahasiswa meminta tegas DPRD untuk revisi Perda No. 2 tahun 2004 tentang rencana tata ruang Wilayah Tahun 2014-2034 dan meminta agar DPRD meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan Perda Nomor 12 Tahun 2005 tentang wajib belajar madrasah Diniyah dan Perda No. 14 tahun 2013 tentang wajib mengaji.

Tuntutannya yang lain pun terus dilontarkan di depan Wakil DPRD agar memaksimalkan dalam menjalankan fungsi controlling, budgeting dan legislasi agar memihak masyarakat Lebak, mereka pun meminta DPRD saat melaksanakan reses dapat membuahkan hasil yang dapat dirasakan masyarakat dan menghasilkan Perda yang lebih produktif dengan mendasarkan pada kepentingan publik.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak Yogi menuturkan terkait aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, “Kegagalan bukan berarti kesalahan yang fatal, kegagalan masih bisa diupayakan untuk diubah supaya lebih baik lagi, saya suka dikritik dan saya tidak fanatik, kami pun berterimakasih kepada mahasiswa yang terus mengingatkan kami dalam bertugas. Namun kami pun meminta ditulis atau hayu ngobrol bareng duduk bersama kami, Perda yang mana saja dan pasal berapa yang perlu direvisi, pasal berapa..? dan tidak mungkin semua Perda harus diubah. Silakan ditulis dan simpan di meja saya”,  tegas Yogi. (andri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here