Dindik Pastikan Pada Penerimaan Peserta Didik Baru Tak ada Pungli

Centralnews – PANDEGLANG, Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP tahun ajaran 2017-2018 kali ini sudah tidak ada lagi pungutan biaya apapun. Jika kedapati ada oknum sekolah yang melakukan pungutan biaya itu masuk pada katagori pungutan liar (Pungli).

Karena itulah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang tidak akan segan-segan melakukan pencidukan untuk menindak para oknum sekolah tersebut sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Dindikbud Pandeglang, Salman Sunardi mengaku, tidak menampikan bahwa pihaknya juga sangat mengkhawatirkan pada PPDB tahun ini adanya oknum yang memanfaatkan melakukan Pungli. Maka dari itulah ia menegaskan, untuk PPDB tahun ini sama sekali tidak dipungut biaya apapun.

“Sangat jelas sepersenpun siswa baru yang mendaftar ke sekolah negeri itu tidak boleh dipinta biaya apapun. Karena semuanya sudah dimasukan kepada alokasi atau ditanggulangi oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” kata Salman, Rabu (7/6).

Loading...

Disisi lain Salman menjamin bahwa dari jumlah 114 sekolah yang berstatus negeri tidak akan melakukan hal tersebut dengan alasan pihaknya sudah melakukan sosialiasi ke tiap-tiap sekolah. Ditambah lagi kata dia, yang melakukan pengawasan bukan hanya Dindikbud saja akan tetapi tim cyber pemberatas pungli dan masyarakat juga ikut serta mengawasinya.

“Masyarakat tak usah sungkan-sungkan jika menemukan adanya oknum sekolah yang melakukan pungli, segera melapor kepada kami. Kami pasti akan melakukan menindak tegas dan melakukan pencidukan sesuai aturan yang berlaku. Karena kami juga sudah melayangkan surat edaran keseluruh sekolah-sekolah,” tegasnya.

Tambahnya, untuk pelaksanaan PPDB itu sudah dimulai dari hari ini (Selasa, 6/6). Begitu juga soal jumlah kelas yang akan disisi siswa sudah ada ketentuannya yang mengharuskan satu kelasnya dibatasi 32 siswa saja dan tidak boleh melebihi jumlah tersebut.

“Aturan ini baru tahun pelajaran 2017-2018, karena tahun sebelumnya tidak ada aturan seperti ini. Jika ada kelebihan siswa, nanti akan kami lakukan pengkajian terlebih dulu dan sekolah tidak boleh terlebih dulu memutuskan ditermia. Karena nanti keputusannya hasil rekap yang kami lakukan,” imbuhnya. (rowi/rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here