Sultan Banten Ke-18, Buat Kisruh Keluarga Besar Kesultanan

Centralnews – SERANG, Seorang bernama Bambang Wisanggeni yang mengaku sebagai Sultan Banten ke-18 muncul tiba-tiba dan di anggap membuat kekisruhan di keluarga besar Kenadziran Kesultanan Banten yang telah eksis sejak zaman Sultan Maulana Hasanudin.

“Ini adalah pengaburan dan kebohongan sejarah. moncler callis c Pengakuan sejarah bahwa Sultan Banten ada 21, bagaimana mungkin Bambang Wisanggeni mengaku sebagai Sultan ke 18. Pengukuhannya dilakukan tidak melalui tradisi atau pakem yang berlaku di Kesultanan Banten,” kata Tubagus (Tb) Amri Wardhana, Sekjen Forum Dzuriyat Kesultanan Banten (FDKB), saat ditemui di PA Serang, Rabu (07/06/2017).

monster beats b-015 with controltalk cable “>Karenanya, keluarga besar Kenadziran Banten yang tergabung ke dalam FDKB melayangkan gugatan ke Pengadilan Agama (PA) Negeri Serang agar Bambang Wisanggeni segera mencabut gelar Sultan nya.

“FDKB menggugat Bambang Wisanggeni ke Pengadilan Agama atas putusan PA Serang yang menetapkan bahwa Bambang Wisanggeni memiliki pertalian terkuat dengan Sultan Syaefuddin. Bahwa bukan kewenangan PA menetapkan Sultan Banten,” terangnya.

Loading...

Menurut perwakilan keluarga besar Kesultanan Banten itu, moncler beanie boots mens Sultan Banten yang dikenal dalam berbagai catatan sejarah sebanyak 21 orang. Sehingga sangat rancu jika Bambang Wisanggeni mengaku sebagai Sulthan ke 18.

“Kesultanan Banten sudah terhapus sejak 1808. Maka tidak ada Sultan yang berdaulat lagi hingga saat ini,” jelasnya. (mamo/rifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here