Pengembang Perumahan di Kabupaten Serang di Nilai Tidak kooperatif

Centralnews – Kabupaten Serang, Pengembang perumahan di Kabupaten Serang dinilai tidak kooperatif untuk menyerahkan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, pengembang dengan berbagai alasan tidak segera menyerahkah PSU.

Berdasar data Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang dari jumlah pengembang perumahan di Kabupaten Serang dari 60 pengembang baru lima pengembang yang telah menyerahkan PSU ke Pemkab Serang.

Kepala Seksi (Kasi) Perumahan DPKPTB Kabupaten Serang Iim Rohimudin menjelaskan, moncler jacket acorus 2 walaupun masih banyak pengembang perumahan yang belum menyerahkan PSU, tapi sebagian dari mereka sudah melakukan koordinasi dengan DPKPTB.

“Berdasarkan data yang sudah kita rilis, dari 60 pengembang yang tersebar di berbagai Kecamatan,  baru lima pengembang yang menyerahkan PSU, Sebagain mereka baru akan menyerahkan setelah Fasos (fasilitas sosial) dan Fasum (fasilitas umum) nya selesai dibangun,” kata Iim, saat ditemui di ruang kerjanya. Rabu (07/06/17)

Loading...

Menurutnya, pihaknya tidak dapat menerima PSU dari pihak pengembang jika kondisinya belum bagus dan masih banyak yang rusak, ugg outlet eagan el paso bahkan ia menyarankan kepada para pengembang agar menyerahkan PSU secara bertahap.

“Lima PSU yang sudah diserahkan yaitu Perumahan Cikande Permai, Perumahan Taman Ciruas Permai, Perumahan Bumi Waringin Asri, Perumahan Pejaten Mas Estate, dan Perumahan Citra Garden BMW,” ujarnya.

Sementara PSU yang kondisinya masih memprihatinkan, lanjut Iim  mayoritas ada di wilayah Kecamatan Kibin dan Kecamatan Anyer, bahkan ada juga yang developernya sudah tidak ada karena membuat perumahannya sudah lama. ugg outlet pa ohio

“Kebanyakan pengembang yang belum menyerahkan PSU rata-rata usia perumahannya sudah 20 sampai 30 tahun. Sebenarnnya kalau mereka sudah menyerahkan ke kita mereka tidak ada beban lagi untuk membangun PSU jika mengalami kerusakan,”jelasnya.

“Kita menargetkan, dalam satu tahun harus ada 10 pengembang yang menyerahkan PSU ke Pemkab Serang, sehingga paling lambat dalam waktu lima tahun semua PSU sudah diserahkan. Kalau sudah diserahkan ke kami tidak membebani anggaran karena pihak Provinsi sudah siap membiayai PSU di perumahan-perumahan yang sudah rusak.”ujarnya

Untuk ke depan kita rencana akan lebih banyak membangun perumahan di daerah Kecamatan Waringin Kurung dan Kecamatan Anyer. Sedangkan untuk daerah Mancak dan Gungungsari tidak bisa di bangun perumahan karena tata ruangnya tidak membolehkan. ugg outlet edinburgh england

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here