PT PP BUMN Dan Polda Banten Donasikan CSR Rp120 Juta

Foto : Centralnews/Yan

Centralnews – Banten, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk mengadakan acara buka bersama dengan staff dan jajaran Polda Banten, di Aula Mapolda Banten hari ini 10/06/17.

Kegiatan yang diiringi oleh lantunan musik marawis Brimob Polda Banten tersebut terlihat tidak hanya para petinggi Polda dan PT PP saja, namun juga dihadiri oleh sejumlah ulama dan kiai yang turut serta dalam buka bersama tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri, dalam acara tersebut Komisaris Utama PT PP dan Kapolda Banten berbuka puasa bersama dengan para santri dari pondok pesantren dan yatim piatu dari yayasan sosial, dalam kegiatan tersebut pula Kapolda Banten dan Komisaris Utama PT PP mendonasikan dana CSR kepada 10 yayasan sosial yatim piatu dan 10 pondok pesantren.

Menanggapi hal ini Andi Gani Nena Wea Komisaris Utama PT PP mengatakan “ini tidak hanya dilakukan oleh PP tapi juga dilakukan oleh semua BUMN yang ada di seluruh Indonesia, bentuk bantuan ya kita ada dalam bentuk dana, juga ada sanitasi, air bersih dan MCK untuk wilayah tergantung permintaannya” tuturnya.

Secara lebih jelas Andi Gani Nena Wea menjelaskan jumlah nilai CSR yang di berikan pada kegiatan buka bersama tersebut “Total donasi yang kita berikan ada Rp 120 juta, tiap pondok pesantren dan yayasan Rp10 juta” jelasnya.

Loading...

Kapolda Banten Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa agenda ini adalah kerja sama antara BUMN dan Kepolisian Polda Banten demi menjaga silaturahmi antara Ulama dan Umara (pemerintah) dalam kondisi dan situasi seperti ini.

Dalam kesempatan tersebut pula Kapolda Banten mengatakan “kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita, khususnya terhadap pondok Pesanteren karena dari pondok pesantren ini lah sebagai penangkal berkembangnya paham ideologi yang bertentangan dan keluar dari garis besar haluan negara” katanya yang ditemui seusai acara.

Terkait gencarnya Kapolda Banten dalam melakukan silaturahmi di berbagai pondok pesantren dan merangkul sejumlah ulama dan para kiai, setelah kasus penangkapan 5 orang terduga terorisme tersebut, ia lebih lanjut mengatakan “Pondok Pesanteren ialah tempat yang mencetak manusia yang beriman dan berbudi pekerti, terorisme hanyalah senjata yang digunakan oleh sekelompok orang yang tidak memiliki senjata banyak, karena itu teror hanyalah strategi perang saja, karena terorisme tidak akan pernah ada dalam ajaran agama apapun” katanya. (yan/atp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here