Menag Meminta Agar Kebijakan Full Day School Tidak Merugikan Madrasah

Centralnews – NASIONAL, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana memangkas hari belajar siswa SD dan SMP.

Selama ini, siswa SD dan SMP bersekolah dari Senin hingga Sabtu. Rencananya, siswa akan diliburkan pada hari Sabtu dan Minggu.

Kebijakan Full Day School ini menyita banyak perhatian khususnya Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk melakukan sosialisasi kebijakan full day school khususnya kepada madrasah diseluruh Indonesia. Lukman meminta agar jangan sampai kebijakan ini merugikan madrasah diseluruh Indonesia.

Dikutip dari Situs Kumparan “Selaku menteri agama saya berkepentingan agar keberadaan madrasah-madrasah diniyah ini jangan lalu terkena dampak negatif dari kebijakan tadi,” ujar Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (14/6).

Loading...

Menurut Lukman kebijakan justru harus menguatkan keberadaan madrasah diniyah. Misalnya memberikan peluang kepada guru agama di madrasah diniyah untuk menambah waktu mengajar.

Menag kemudian menyarankan agar Kemendikbud bisa mensosialisasikan full day school secara masif. Caranya dengan mengundang para stakeholder juga guru. (viko/rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here