Novel Baswedan Buka Suara Dalam Kasus Dirinya Kepada Majalah TIME

Centralnews – NASIONAL, Wawancara dengan majalah TIME, Novel Baswedan buka suara mengenai kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Penyidik KPK, Novel Baswedan, masuk dalam laman Time.com. TIME bahkan menyanjung Novel sebagai penyidik korupsi terbaik Indonesia pada judul artikel.

Dalam sebuah wawancara kepada Time, Novel mengatakan bahwa serangan itu terkait sejumlah kasus korupsi yang ditanganinya.

moncler authentication jacket “>“begitu banyak korupsi untuk dilawan,” kata Novel kepada Time, dalam artikelnya yang berjudul ‘I Don’t Want to Be Sad’: Indonesia’s Top Graft Buster Talks to TIME From His Hospital Bed”, Selasa (13/6).

Loading...

Saat diwawancara Time, Novel masih dalam proses penyembuhan terhadap matanya yang terkena siraman air keras. Sebuah pelindung mata terlihat terpasang diwajahnya untuk melindungi penglihatannya yang mulai membaik.

Dalam perhitungan Novel, serangan air keras itu merupakan kali keenam dia mendapat serangan terkait pekerjaannya sebagai penyidik KPK.

Pada 2011, sebuah mobil nyaris menabraknya saat dia mengendarai sepeda motor. Novel sempat berpikir bahwa itu adalah kejadian biasa. Namun, nfl jerseys ranked custom pikiran itu berubah saat kejadian yang sama terulang pada pekan berikutnya.

Terhadap serangan air keras yang terjadi usai dia menunaikan salat subuh itu, Novel pun berharap polisi bisa segera menemukan pelakunya. Namun sudah dua bulan sejak peristiwa itu terjadi hingga kini polisi belum juga menemukan pelakunya.

Novel pun menduga ada “orang kuat” yang menjadi dalang serangan itu.

Dikutip dari situs Time.com Novel mengatakan bahwa kasus penggelapan yang telah dilakukannya mungkin akhirnya melibatkan puluhan anggota parlemen. Tapi pikirannya juga beralih ke keadilan bagi mereka yang bertanggung jawab atas serangan terhadapnya. Novel mengatakan bahwa dia tahu Presiden Jokowi memerintahkan polisi untuk memprioritaskan kasus tersebut, namun novel mengatakan bahwa dia tidak tahu apakah Presiden telah mengevaluasi, apa artinya jika dalam dua bulan kemudian bahwa masih ada tersangka.

 “If there’s someone who works in government fighting corruption who is attacked numerous times and none of the cases are resolved, nfl jerseys all teams alibaba it’s a problem for the country,” he says. Then he adds: “After me, who will be next?” yang artinya kurang lebih adalah “Jika ada seseorang yang bekerja di pemerintahan yang memerangi korupsi yang diserang berkali-kali dan tidak ada satupun kasus yang diselesaikan, ini adalah masalah bagi negara,” ujar Novel kepada TIME. Kemudian dia menambahkan: “Setelah saya, siapa yang akan berikutnya?” tambah Novel, menutup artikel tersebut. (rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here