Sopir Angkot Kota Tangerang Tolak Kebijakan Angkot Ber-AC

Foto : Net/Ilustrasi Angkutan Kota

Centralnews – TANGERANG, Rencana kebijakan yang dilakukan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tentang strandarisasi pelayanan angkutan kota (angkot) menuai berbagai pro kontra, selain ada yang setuju banyak pula supir angkot yang tidak setuju akan adanya angkot ber-AC .

Jika angkot ber-AC mereka anggap tidak efisien dikarenakan penumpang yang turun disembarang tempat.

Menurut salah seorang sopir angkot, Yusuf , dirinya setuju bila angkot ber-AC, karena menurutnya jika angkot ber-AC akan meminimalisir tidak kejahatan, selain itu Pemerintah atau pihak Organda akan menyesuaikan tarif angkot ber-AC.

“Kalau nanti angkot ber-AC maka antara supir angkot bahkan penumpang bisa terhindar dari pengamen atau ancaman kejahatan yang tidak diinginkan lainnya, lebih mantap jika angkot ber-ac” Ujar Yusuf saat diwawancarai kemarin sore.

Sementara itu menurut Ketua Organda Tangerang, Edi Faisal, jika dirinya menolak tentang adanya angkot ber-AC. Hal tersebut dikarenakan sebaikanya pemerintah kota Tangerang lebih mengedepankan pelayanan Bus Rapid Transit (BRT) yang sudah ber-AC dibandingkan harus menambah baru angkot ber-AC.

Loading...

“Saya rasa kami dari DPC kota tidak sependapat dengan agenda angkot ber-AC, karena memang angkot itu sistemnya buka tutup, sehingga menurut saya angkutannya yang harus dirubah yang berbasis masal, saya rasa angkot ber-AC itu tidak tepat” Jelas Edi.

Menurut Edi, jika menggunakan AC bahan bakarpun akan berubah, otomatis harga mobil dan ongkos pun akan naik.

Seperti diketahui bahwa sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi menyampaikan keinginannya agar angkutan kota menjadi kompetitif dan digemari masyarakat dengan menambahkan AC. Hingga kini belum ada armada angkot ber-AC yang beroperasi di wilayah Kota Tangerang (viko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here