Ratu Atut Mengaku Khilaf Korupsi Rp 79 Milliar

Foto: Net

Centralnews – Banten, Mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengaku khilaf dan bersalah dalam persidangan lanjutan dalam kasus tindak pidana korupsi yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Kamis (6/7/17).

Dalam Persidangan tersebut Ratu Atut memohon agar majelis hakim menjatuhkan vonis dengan seadil-adilnya.

“Saya memohon agar dengan sangat keputusan saya yang dianggap melakukan kesalahan dapat diputuskan dengan seadil-adilnya” katanya.

Atut juga meminta maaf karena telah menyalahgunakan kekuasaan dan mengaku khilaf saat menyanding jabatan sebagai pejabat negara.

“Saya masih memiliki tanggung jawab pada putri saya dan keluarga saya. Saya mohon maaf atas kekhilafan saya sebagai pejabat Negara.” Katanya.

Loading...

Atut pula mengaku bahwa tindakan dan kesalahannya yang berujung korupsi bukanlah hal yang ia sanggup dan mampu rancang, dia sendiri tidak memiliki nota pembelaan pribadi, semua pembelaan berasal dari penasehat hukumnya, dia memohon agar majelis hakim mempertimbangkan pembelaan tersebut.

“Kesalahan bukan saya yang rancang, semua yang disampaikan dalam sidang oleh para saksi semoga jadi pertimbangan yang mulai,sekarang saya sedang menjalani hukuman selama 7 tahun.” Katanya.

Sebelumnya Atut telah dituntut 8 tahun penjara oleh jaksa KPK terkait kasus tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, Atut juga dituntut membayar denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan penjara. Menurut jaksa, Atut terbukti merugikan negara sebesar Rp 79,7 miliar dalam kasus pengadaan alat kesehatan. (wan/red/ani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here