Perubahan Rute Operasional Kereta Api Krakatau Buat Pelanggan Kecewa

 

Foto : Net/ilustrasi

Centralnews – Serang, Rute Kereta Api Krakatau jurusan Merak – Madiun mulai 17 Juli 2017 mendatang yang akan dihapuskan karena tak memenuhi okupansi penjualan tiket kereta,  yang jumlah rata-ratanya di bawah 30 persen.

Hal itu juga membuat pihak kereta api menetapkan kebijakan baru,  seperti yang di sampaikan , Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Suprapto saat dihubungi melalui pesan Whatsapp menyampaikan, mulai 17 Juli 2017, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan kebijakan perubahan nama dan rute KA Krakatau relasi Merak – Blitar pulang pergi (PP) menjadi KA Singasari relasi Pasar Senen – Blitar PP. Kebijakan ini dilakukan untuk mengefisienkan rute dan okupansi penumpang KA di jalur tersebut. Jumat (07/07/17).

Baca juga : https://centralnews.co.id/2017/07/07/rute-ka-krakatau-merak-madiun-per-17-juli-2017-akan-dihapus/

Salah satu pelanggan kereta api karakatau Purnama pun mengungkapkan kekecewaannya, karena keluarganya kalau pulang kampung selalu naik kereta.”Ya saya kecewa mba karena saya kalau mau pulang ke Cirebon selalu naik kereta krakatau,  karena lebih enak di bandingkan naik bis, ” Ungkap Purnama pada Sabtu, (8/7/2017).

Loading...

“Saya sih berharap pemerintah mengadakan lagl kereta api untuk rute merak-mediun, karena naik kereta api lebih nyaman, tidak macet dan tidak banyak copet,  apalagi pulangnya bawa keluarga, bisa lebih aman, “tuturnya

Hendri yang juga pelanggan kereta api krakatau menungkapkan hal yang sama,  dia juga merasa kecewa atas ditiadakannya rute kereta api Merak – Mediun. ” Kalau  rute Merak – Madiun ini di hapus saya kalau mau pulang ke jawa lebih repot, harus ke jakarta dulu baru ke jawa,  kalau ada krakatau kan saya tidak perlu ke Jakarta,  cukup nunggu di stasiun serang langsung ke jawa,  kalau kaya gini mah nambah susah rakyat, jelas saya sangat kecewa sekali kalau rute nya di hapus,” Ujarnya.

“Saya harap pihak kereta api menarik kebijakannya dan tetap ada rute Merak – Madiun, “Pungkasnya. (sis/atp)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here