Boni Hargens Membantah Dirinya yang Sakau Saat Talkshow

 

Foto : Net/ Boni Hargens

Centralnews – NASIONAL, Anggota Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara yang juga seorang pengamat Politik Boni Hargens tidak dapat menyelesaikan talkshow di stasiun televisi swasta sehingga membuat tayangan tersebut dihentikan. Netizen beranggapan bahwa Boni diisukan sakau sabu saat tayangan live yang berlangsung pada Senin malam lalu.

Netizen beranggapan demikian karena saat melakukan talkshow Boni terlihat selalu mengusap-ngusap hidungnya. Sontak cuplikan dari acara talkshow tersebut menjadi viral setelah diposting di media sosial Twitter bahkan dalam situs Youtube.

Akan tetapi Boni menepis semua anggapan yang ditudingkan kepadanya, Boni menyatakan tayangan disetop karena kondisinya yang sedang sakit bukan karena sakau sabu. Boni menegaskan bahwa ia sedang sakit beberapa waktu belakangan. Pada tanggal 29 Juni sampai 3 Juli lalu, dirinya dirawat di RS Siloam karena sakit hypokalemia atau penyakit krisis kalium dalam darah.

Seperti dikutip dari situs Detikcom, “Aku dari tanggal 29 Juni sampai tanggal 3 Juli itu dirawat di Siloam. Karena hipokalemia. Tanggal 4 Juli rapat di kantor terus kambuh, dibawa ke RSPAD oleh pimpinan di kantor. Di RSPAD dirawat sampai sekarang,” ungkap Boni, Selasa (11/7/2017).

Loading...

Kemudian Boni mendapatkan tawaran untuk mengisi talkshow. Merasa isu yang dibawakan penting yakni soal masalah Perppu Ormas, dia pun bersedia meski menyatakan tidak bisa lama-lama.

“Kemarin izin keluar karena isunya penting soal Perppu Ormas. Kalau tidak ada Perppu ini tidak bisa bubarkan HTI. Karena penting saya ikut. Saya tanya katanya waktunya 30 menit total nggak pakai iklan. Saya bilang nggak bisa karena lagi sakit, akhirnya saya setuju untuk satu segmen,” jelas Boni.

Talkshow hanya berlangsung hingga segmen kedua dikarenakan Boni sudah tidak bisa melanjutkan talkshow sehingga produser memutuskan untuk menghentikan perbincangan.

“Kalau kambuh sesak nafas dan kejang di perut. Habis itu bertahan 2 segmen. Segmen kedua nggak sampai selesai. Saya kasih kode untuk selesai. Kamerawati yang narik, dia bilang bapak sakit. Produsernya yang memintakan dihentikan,” ucapnya. (viko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here