Kicauan Netizen Menggunakan Tagar Blokir Jokowi, Ada Apa ?

Foto: Net/Ilustrasi Pemblokiran

Centralnews – NASIONAL, Sehubungan dengan diberlakukannya Perrpu No.17 Tahun 2017, yaitu Perrpu yang mengatur tentang Ormas, dimana Pemerintah dengan Perrpu itu memiliki kewenangan penuh untuk membubarkan sebuah Ormas yang dipandangnya berbahaya tanpa melalui proses pengadilan membuat netizen berkicau di media sosial atas kediktatoran dan represifnya Pemerintahan Jokowi saat ini.

Netizen ramaikan tagar #BlokirJokowi sebagai rasa kecewa dan marahnya kepada orang nomor satu di Indonesia ini.

Selain itu, represifnya Pemerintah adalah juga saat memblokir Telegram, salah satu aplikasi yang banyak digunakan netizen. pemblokiran terhadap website Telegram bukan tanpa alasan.

Menteri Kominfo Rudiantara menegaskan bahwa isi atau konten dalam Telegram banyak berkaitan dengan radikalisme serta terorisme. Menurutnya, Telegtam mengakomodasi konten bermuatan radikalisme seperti membuat bom.

Pemerintah khawatir konten seperti ini akan mempengaruhi masyarakat. Sebab itu pada 14 Juli 2017 lalu Kominfo telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram.

Loading...

Hal yang dilakukan Pemerintah membuat para netizen geram serta menyemarakkan tagar #BlokirJokowi sejak kemarin dan sampai saat ini masih ramai disebar luaskan oleh para netizen.

Seperti yang Centralnews pantau hingga hari ini, Minggu 16 Juli 2017, yaitu reaksi dan ungkapan para netizen di media sosial, tagar dengan #BlokirJokowi sudah masuk dalam daftar TTI (Tranding Topic Indonesia).

“Tiru Korea Utara,Indonesia menuju komunis. Jangan biarkan, sudah saatnya kita bergerak. Jangan takut jangan gentar #BlokirJokowi” ujar salah kicauan di media sosial dengan nama pengguna @Oran9Pin99iran

Foto : Aksi kicauan tagar #BlokirJokowi oleh netizen (dok.centralnews)

“Itu ungkapan frustasi netizen terhadap keputusan blokir Telegram” Jelas Arif Rakhman @armanke13, pengguna media sosial.

Foto : Penjelasan tentang aksi kicauan tagar #BlokirJokowi oleh netizen (dok.centralnews)

“Kualitas Berpikirnya @Menkominfo bener-bener kelas rendah. Pemblokiran #Telegram membuat saya berpikir bahwa Jokowi tidak suka keterbukaan” ujar Lusi HQ dengan nama pengguna @TanpaDeLusi.

Foto : Aksi kicauan tagar #BlokirJokowi oleh netizen (dok.centralnews)

(viko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here