Kota dan Kabupaten Serang Terendah dalam Kepersertaan JKN – KISS di Banten

Foto : Benjamin Saut Kepala Deputi Direksi Kedeputian Wilayah Banten, Kalimantan Barat, Lampung BPJS Kesehatan (dok. Centralnews/sis)

Centralnews – Banten, Dari 8 Kabupaten/ Kota di wilayah Banten, jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Jaminan Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kota Serang terhitung paling kecil,  hal ini diungkapkan oleh Kepala Deputi Direksi Kedeputian Wilayah Banten,  Kalimantan Barat, Lampung BPJS Kesehatan Benjamin Saut,  Senin (17/07/17)

“Untuk Kota Tangerang saat ini sudah 96 persen universal health coveragenya tinggal 4 persen jadi hanya tinggal 80.000 penduduk Kota Tangerang yang belum menjadi peserta JKN KIS, kemudian menyusul ranking kedua Kota Cilegon sudah 86 persen tinggal 14% lagi penduduk yang belum mendaftar JKN – KIS, di ikuti Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan juga sangat berpotensi, michael kors card holder c 1004 kita tinggal meminta agar viskal dari Kota dan kabupaten yang kurang mampu seperti Lebak pandeglang, Kab Serang bisa di bantu oleh provinsi sehingga universal health coverage Banten bisa tercapai pada 1 januari 2019,” Ungkapnya

Di Banten ini, lanjut Benjamin, jumlah peserta JKN – KIS yang paling rendah adalah daerah Kabupaten Serang dan Kota Serang,  jumlah pesertanya baru ada sekitar 56 persen,”Untuk Kota serang termasuknya Kota dengan pendudukan yang tidak terlalu banyak,  tapi masih banyak pesertanya yang belum terdaftar sebagai peserta JKN – KIS,  makanya perlu ada kebijakan pemerintah baik secara regulasi maupun secara viskal APBD untuk memperkuat dan mempercapat ini,” paparnya

Menurut Benjamin pihaknya sudah melakukan segala macam upaya agar penduduk di Kota Serang dan Kabupaten Serang mendaftar peserta JKN -KIS.

“Upaya kita sudah banyak seperti mempermudah pendaftaran dengan melalui website, nfl jerseys game vs elite green bay membuka aplikasi- aplikasi baru, membuka dropbox di Kecamatan – kecamatan,  sosialisasi yang terus menerus, dan itu merupakan upaya kita yang sudah begitu maksimal, jadi memang perlu ada bantuan dari pemerintah yang lebih,” Terangnya

Loading...

“Seperti yg kita contohkann Kota Tangerang,  Kota Cilegon,  tabgerang selatan ituboemwringahnya yg luar biaaa ikut mensuport agar pervepatan universal health coverage bisa cepat tercapai, kita katakan nyatanya itu adalah viskal, memang perlu Kota Serang dan Kabupaten Serang membantu dari sisi Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD di tambah kuotanya, jadi penambahan ini tidak hanya untuk rakyat miskin tapi juga bagi yang tidak mampu,  juga untuk  yang informal karna informal ini terkadang ragu-ragu untuk mendaftar,  jadi sangat penting bantuan dari pemerintah itu, michael kors baby shoes black watch yang penting mereka bersedia di kelas 3, dan itulah yang di lakukan oleh Kota Tangerang, Cilegon Tangsel, dan ini sudah d ikuti kota / kabupaten di luar Provinsi Banten guna untuk memeperepat cakupan semesta indonesia Sehat, “tandasnya

Benjamin berharap di Banten kebijakan yang di ambil baik oleh gubernur maupun Kota/Kab tetap mendukung agar universal health coverage bisa tercapai di 2019″ Di banten saat ini baru mencapai 76% atau baru sekitar 7,6 juta penduduk Banten yang sudah menjadi peserta JKN-KIS, saya optimis di 1Januari 2019 mendatang dari total penduduk Banten yang sebanyak 10,1 juta ini bisa 100 persen menjadi peserta JKN-KIS, “pungkas Benjamin

(sis/viko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here