WNI Pro ISIS Ingin Kembali ke Indonesia Karena Merasa dibohongi

Centralnews – NASIONAL, Sejumlah WNI mengaku kecewa dengan apa yang mereka bayangkan akan mereka nikmati saat bergabung dengan Daulah Islamiyah atau ISIS. Menurut pengakuan mereka, apa yang mereka alami di Raqqa, Irak, setelah bergabung dengan ISIS jauh dari yang mereka bayangkan.

Ratusan WNI yang dahulu pergi ke Suriah karena dirayu ISIS kini ingin kembali ke Indonesia. Mereka pun menyampaikan keinginannya agar bisa kembali hidup di tanah air. Lagipula, pemerintah Turki mendeportasi mereka.

Seorang perempuan bernama Nur (19) mengaku meninggalkan Indonesia sejak 22 bulan yang lalu untuk pindah ke Raqqa dengan bayangan apa yang ia lihat di Internet. Namun setelah hampir dua bulan berlalu Nur bersama 15 WNI lainnya memutuskan meninggalkan Raqqa. Mereka meninggalkan Indonesia pindah ke Suriah dengan di iming-imingi kehidupan yang layak dan mendapatkan pekerjaan tetap, setelah bergabung dengan ISIS itu semua jauh dari yang mereka bayangkan. Ketika bergabung memasuki wilayah ISIS, masuk ke negara mereka, yang mereka lihat sangat berbeda dengan apa yang anggota ISIS katakan di Internet

Ribuan orang mengungsi meninggalkan Raqqa setelah Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung oleh militer Amerika Serikat menggempur kota yang diklaim menjadi Ibu Kota ISIS ini.

Loading...

Dikutip dari situs Kumparan Suhardi Aliyus mengatakan bahwa  “Mereka sih minta pulang karena sedikit banyak yang kita dapat kabar bahwa merasa dibohongi dengan iming-iming janji. Ini testimoninya kita butuhkan, ternyata juga banyak janji-janji yang tidak sesuai harapan, oleh sebab itu ini juga baik buat kita, tapi nanti kita lihat kedepannya,” jelas Kepala BNPT di kantor presiden, Jakarta, Senin (17/7).

Menurut Suhardi, dengan kepulangan para eks pro ISIS itu memang menghadapi dilema. Suhardi beralasan mereka sudah terpapar radikalisme.

“Termasuk anaknya ya, itu jadi pekerjaan kita. Dan sekarang UU Terorirsme belum ada mengatur itu dan di luar negeri mungkin bisa langsung masuk, tapi kita kan belum bisa seperti itu,” beber dia.

Program yang ada, apabila mereka datang dari Suriah akan dimasukkan ke penampungan di Bambu Apus. (rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here