Banyak Ruang Kelas Rusak di Wilayahnya, Ini Tanggapan Bupati Serang

Centralnews – KABUPATEN SERANG, Pendidikan adalah hal yang terpenting dalam mencerdaskan bangsa, di negeri ini masih banyak murid yang kurang terfasilitasi dalam bidang pendidikan dikarenakan anggaran daerah yang kurang mumpuni di wilayahnya.

Ratu Tatu Chasanah selaku Bupati Serang saat ditemui disela kegiatannya dalam sesi wawancara menjelaskan bahwa sejumlah ruang kelas di Kabupaten Serang rusak.

“Kalau jumlah ruang kelas rusak itu banyak sekali sampai sekitar empat ribu , tapi kalau untuk yang rusak parah itu kita dapat data dari Kepala Dinas itu ada sekitar lima ratus, kalau untuk yang rusak ringan ada seribu, itu untuk di tingkat Sekolah Dasar” katanya.

Lebih lanjut Bupati Serang menerangkan bahwa anggaran yang minim dan jumlah ruang kelas rusak yang tak sebanding di Kabupaten Serang  menjadi alasan mengapa perbaikan ruang kelas di Kabupaten Serang terbilang cukup lambat.

Loading...

“Memang kalo dengan anggaran di Pemkab Serang Sendiri ini kita harus berusaha keras untuk meminta bantuan ke kementerian dan alhamdulillah untuk 2017 ini kita ada bantuan 10 miliar untuk 102 dan ada tambahan lagi enam kelas nah ini tentunya bagi kami sangat membantu” katanya.

Masih kata Bupati Serang, dirinya menjelaskan SD Bugel adalah salah satu sekolah ditingkat SD yang memiliki kerusakan ruang kelas yang cukup parah.

“untuk yang rusak berat itu empat ratusan dikurangi seratus dari bantuan kementerian, kalau untuk SD Bugel ini termasuk yang rusak berat akan tetapi belum masuk ke tahun ini oleh sebab itu kita dapet CSR BJB itu kita alokasikan ke sana untuk tiga ruang kelas itu” katanya.

Kini Pemkab Serang tengah berusaha keras guna mendata setiap sekolah yang memiliki ruang kelas dengan kondisi memprihatinkan, salah satunya adalah SD Bugel.

“kemarin dalam perhitungan kami belum melihat kondisi fisiknya, tadinya dari bank BJB menganggarkan 300 Jutaan tapi setelah ada informasi dari Perkim yang sudah melihat kondisinya langsung dilapangan itu ternyata sampek pondasinya rusaknya ketika dihitung ulang itu bisa mencapai hingga 500 Jutaan ” katanya.

Terkait permasalahan salah perhitungan informasi data dan dilapangan dalam rencana perbaikan SD Bugel, Bupati Serang mengatakan telah berkordinasi dengan Bank BJB selaku pihak pemberi CSR

“saya sudah komunikasi ke BJB dan insyallah BJB juga masih ada CSR yang porsinya untuk Kabupaten Serang dan tahun ini dibangun setelah revisi DED, Selesai revisi DED langsung eksekusi karena ini kan bukan program lelang tapi oleh CSR BJB ini tentunya lebih lentur karena BJB dan nanti yang mengerjakannya Kodim karena BJB CSR untuk Kabupaten Serang kita mknta MOU dengan Kodim sama Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni” katanya.

Di akhir kesempatan tersebut Bupati Serang berharap agar menuntaskan permasalahan ruang kelas rusak tersebut agar tidak semakin menjadi jadi.

“Sebenernya sejak saat saya masih jadi wakil, ruang kelas ini menjadi prioritas kami, tapi karena kmarin yang rusak berat kita perbaiki, yang rusak ringan saat ini jadi rusak berat, namun ada juga yang diperparah dikarenakan bencana alam, ya mudah mudahan kami selaku pemerintah dapat menuntaskan amanah ini” katanya. (yan/rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here