Pekerja Asing Melonjak, Angka Pengangguran di Banten Ikut Meningkat

Foto : net/ilustrasi Tenaga Kerja Asing (TKA)

Centralnews – SERANG, Seiring berkembang pesatnya zaman, semakin melonjaknya kependudukan tentu lahan pekerjaan semakin banyak dibutuhkan. Akan tetapi angka pengangguran lebih besar dibandingkan lahan pekerjaan atau bisa jadi lahan pekerjaan sudah ada tapi bangsa ini lebih memilih Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk ‘menjajah’ pekerjaan di Nusantara ini.

Seperti yang dilansir dari bantennews, Pengangguran khususnya di Provinsi Banten cukup tinggi. Angkanya mencapai 8 persen dari total 11 juta penduduk Provinsi pecahan Jawa Barat itu.

Ironisnya, belasan ribu perusahaan di Banten justru tak bisa menyerap para penganggur terbuka yang kompetensi dan tingkat pendidikannya rendah. Sebaliknya, para tenaga kerja asing (TKA) berdatangan seiring dengan menjamurnya perusahaan internasional di provinsi hasil pemekaran dari Jawa Barat itu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Hamidi mengungkapkan, saat ini ada 25 ribu TKA yang resmi bekerja di wilayahnya. Jumlah itu sejalan dengan bertambahnya 12 perusahaan internasional yang masuk ke Banten.

“Sehingga TKA yang masuk cukup banyak. Kami memandang banyaknya tenaga kerja asing bermasalah. Masuknya satu TKA sama saja merampas lima kesempatan tenaga kerja lokal,” ujarnya kepada wartawan di Serang, Banten, Jumat (21/7/2017).

Loading...

Hamidi mengatakan, para TKA yang datang memang memiliki izin resmi atau legal. Sedangkan untuk yang ilegal, Pemprov Banten berupaya untuk melakukan penertiban.

“Kami lakukan penjagaan ketat, penertiban, agar jumlah TKA dapat ditekan. Karena TKA yang ke Banten saat ini pasti sudah mempunyai izin, sempat tahun 2016 kami tertibkan ada 72 TKA ilegal lalu kami koordinasi dengan imigrasi,” jelasnya.

Meski demikian, Disnaker Banten juga menggulirkan program pengiriman tenaga kerja domestik untuk bekerja di luar negeri. Namun, warga Banten yang dikirim ke luar negeri memang punya keahlian tertentu.

“Penempatan tenaga kerja kami ke luar negeri juga kami lakukan secara formal. Kami tak kirim asisten rumah tangga dari Banten,” tegasnya.(viko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here