Warisan Islam di Republik Malta Negara Eropa Selatan

Centralnews –  INTERNASIONAL, Bagi sebagian masyarakat Indonesia, nama Republik Malta mungkin masih terdengar asing di telinga. Apalagi dengan kehidupan umat Muslim di negeri itu, bisa dikatakan jarang mendapat publikasi media.

Malta adalah negara kecil yang terdiri dari sejumlah pulau di Laut Mediterania. Lokasinya berada di bagian paling selatan gugusan Benua Eropa. Malta disebut-sebut sebagai negara paling Katolik di dunia. Menurut data CIA World Factbook, jumlah pemeluk Katolik di negeri itu mencapai 98 persen dari total penduduknya. Konstitusi Republik Malta juga menyatakan Katolik sebagai agama resmi negara.

Yang menarik, Bahasa resmi yang digunakan di Malta (bahasa Malta) merupakan salah satu varian dari rumpun bahasa Arab, meskipun Malta berada jauh dari jazirah Arab dan sedikit sekali jumlah penduduk muslim di sana (agama resmi negara Malta adalah Katolik, penduduk muslim yang ada hanya berjumlah kurang dari 1% populasi).

Umat Islam sendiri merupakan kelompok minoritas di Malta. Meski tidak ada angka resmi, namun populasi Muslim di negara itu saat ini diperkirakan sekitar 6. nfl jerseys for dogs size chart 2 000 jiwa. Meskipun di negara ini islam adalah minoritas tapi pada abad ke 9 Islam pernah berjaya di negara ini saat Malta jatuh ketangan pasukan Arab.

Loading...

Masjid Mariam al-Batool yang berada di kota Paola adalah masjid pertama dan satu-satunya di Malta. Keberadaan satu masjid itu saja jelas tidak memadai untuk menampung ribuan jamaah Muslim di Malta. Oleh karenanya, beberapa orang Islam di negara itu akhirnya mencoba mencari beberapa tempat alternatif untuk melaksanakan shalat. Sayangnya, langkah mereka itu malah mendapat respons negatif dari pemerintah setempat.

Namun Republik Malta, negara yang terletak di Eropa Selatan ini, menjadi rumah nyaman bagi 6.000 umat Islam, berdasarkan sensus 2003. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.250 jiwa merupakan warga asing, 600 warga natura lisasi, dan 150 orang adalah penduduk asli Malta.

Salah satu penduduk asli Malta yang memeluk Islam adalah Mario Farrugia Borg, cheap nfl jerseys staf sekretariat pribadi Perdana Menteri Joseph Muscat. Dia merupakan pejabat publik Malta pertama yang mengambil sumpah dengan Alquran saat mengundurkan diri dari Dewan Kota Qormi pada 1998. Populasi Muslim semakin tahun, semakin bertambah. Pada 2010, terdapat kurang lebih 6.000 Muslim. Sebagian besar Muslim di Malta adalah penganut Suni.

Perpaduan budaya antara Islam dan Malta mewariskan budaya khas. Warisan Islam yang terkuat di Malta adalah bahasa Malta. Sebagian besar nama tempat menggunakan bahasa Arab. Demikian halnya dengan nama keluarga. Kebanyakan menggunakan bahasa arab, seperti Borg, Cassar, Chetcuti, Farrugia, Micallef, Mifsud, dan Zammit.

moncler cardigan chicago “>Peninggalan lainnya adalah terkait masalah pertanian. Muslim memperkenalkan teknik irigasi yang inovatif dan terampil. Sistem irigasi ini seperti roda air yang dikenal sebagai noria atau sienja. Dengan adanya sistem irigasi, Malta menjadi lebih subur. Muslim Malta juga mengenalkan kue kering, rempah-rempah, dan tanaman baru; seperti jeruk, buah ara, almond dan budidaya tanaman kapas.

Semuanya itu menjadi andalan ekonomi Malta selama beberapa abad hingga penguasaan St John. Pemandangan lanskap terasering juga merupakan metode kuno yang diperkenalkan bangsa Arab. Namun, prestasi membanggakan tersebut baru mencuat pada pertengahan abad ke-20. Padahal, Islam turut menjadi bagian historis negara ini, terutama dalam bahasa dan pertaniannya. (rifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here