WBP Rutan Rangkasbitung Ikuti Program CMT dan LMT

 

Foto : Centralnews/Andri

Centralnews – LEBAK,Sebanyak 20 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rangkasbitung mengikuti Program Conflict Management Training (CMT) dan Life Management Training (LMT). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Rangkasbitung selama tiga hari ini mulai hari Senin (24/7/2017) hingga hari rabu (26/2017) mendatang.

“Tiga hari kedepan kita akan fokus berdiskusi dengan teman-teman dari Common Ground yang ahli dibidang ini dengan beberapa petugas juga terlibatkan nantinya” ujar Kepala Rutan (Karutan) Rangkasbitung, Sigit Budiyanto saat ditemui Centralnews, Selasa(25/7/2017).

Kegiatan CMT yang kedua ini selama tahun 2017, ugg outlet boots baltimore Sebagai salah satu langkah nyata dalam menciptakan suasana kondusif dan aman serta memberikan bekal kemampuan penguasaan diri dari konflik. Jika sebelumnya CMT dan Internal Coaching telah digelar untuk petugas dan WBP yang berstatus tamping, kali ini sejumlah narapidana yang mendapat giliran mengikuti kegiatan tersebut.

“Mendatangkan fasilitator dari lembaga Common Ground,kegiatan ini juga melibatkan beberapa petugas Rutan Rangkasbitung,” Ucapnya.

Loading...

Sigit juga mengatakan, bahwa kegiatan CMT dan LMT harus menjadi komitmen seluruh WBP dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya lingkungan yang nyaman, harmonis, ugg outlet gold coast germany aman dan tertib, serta saling bersinergi antar WBP dan petugas, sanjutnya CMT juga dapat membuat perbedaan menjadi kekuatan yang positif, hidup menjalani pembinaan, serta menjalani masa pidana dengan tenang. Kegiatan ini juga positif dan bermanfaat, bukan saja untuk diri sendiri dalam memotivasi dan mengembangkan diri, namun juga bisa mengendalikan diri terhadap konflik pribadi dan masyarakat.

“Kegiatan coaching ini dilaksanakan secara partisipatif, dari kita untuk kita Jadi, monster beats by dr dre ibeats in para WBP saya harapkan aktif berdiskusi dan sharing selama kegiatan berlangsung,” Jelas Sigit.

Dipa dari Common Ground selaku fasilitator mengungapkan rasa gembiranya dapat berbagi kesempatan dan ilmu tentang manajemen konflik dengan WBP Rutan Rangkasbitung. Sebelumnya Common Ground sudah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sejak tahun 2002. Mereka fokus mendukung pembinaan Pemasyarakatan se-Indonesia, melihat apresiasi dan respon WBP sangat hangat dan positif sebagai inspirasi serta semangat untuk berdiskusi.

 “Saya berharap WBP di sini dapat memahami dan mengimplementasikan apa yang mereka terima,” harap Dipa. (andri/atp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here