Bahayakah Perut Mulas Setelah Minum Kopi?

    Foto: Net/Ilustrasi

    Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi. Kopi bisa dibilang sebagai penyelamat kala badan sudah mulai lemas dan lunglai. Zat yang terkandung dalam kopi dapat mengembalikan stamina serta konsentrasi kerja dengan seketika. Meskipun memberikan banyak manfaat, namun nyatanya banyak orang yang mengeluhkan rasa mulas setelah meminum kopi. Lalu, berbahayakah?

    Dilansir dari KlikDokter, dr. Sara Elise Wijono MRes menuliskan bahwa sekitar 30 hingga 40 persen dari populasi dunia juga merasakan keluhan tersebut. Sebuah studi menyebutkan bahwa efek peristaltik yang ditimbulkan segelas kopi sama dengan setelah makan. Efek persitaltik tersebut lebih kuat 60% dibandingkan jika minum air.

    Peristaltik merupakan gerakan kontraksi dan relaksasi saluran pencernaan yang menimbulkan gerakan serupa ombak. Gerkatan tersebut kemudian mendorong isi saluran pencernaan ke ujungnya.

    Peneliti menduga kafein dianggap sebagai salah satu penyebab seseorang mulas setelah minum kopi. Hal ini didukung penelitian yang menyatakan kopi biasa memiliki efek sekitar 20% lebih kuat daripada kopi decaf.

    Kopi ditemukan menstimulasi usus besar (kolon), sehingga membantu membuang sisa pencernaan keluar dari tubuh lebih cepat. Kopi menyebabkan peningkatan produksi asam lambung. Diperkirakan, hal ini memicu lambung untuk membuang isinya lebih cepat.

    Loading...

    Selain itu, diduga terdapat komponen pada kopi yang mendukung pengeluaran hormon yang membantu pencernaan. Namun, belum diketahui zat apa pada kopi yang menyebabkan hal ini, karena terdapat begitu banyak komponen pada kopi.

    Karena itu, tidak perlu khawatir akan timbulnya dorongan untuk buang air besar atau perut mulas setelah minum kopi. Hal ini normal terjadi dan dapat membantu Anda yang sulit buang air besar agar lebih lancar.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here