Kisah 13 Anggota Keluarga yang Tinggal di Bekas Kandang Kambing

Foto : Kondisi rumah yang dihuni Sarbini bersama ke 12 anaknya/ dok.centralnews/yandhi

Centralnews – SERANG, Sarbini beserta ke 12 anaknya tinggal disebuah bekas kandang kambing yang tak layak dihuni oleh manusia.

Sarbini yang telah ditinggal pergi selamanya oleh sang istri yang telah meninggal dunia lima tahun lalu tinggal di kampung Palembangan, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.

“Sejak 91’an. (Anak-anak) Sejak lahir di sini. moncler a maglia crew knit coat (Saya) Kelahiran sini. Berkeluarga, sampai beranak banyak. Yang ada 13 anak. Ini tanah sendiri dari orang tua,” kata Sarbini (52), orang tua dari 12 anak-anaknya, saat ditemui dirumahnya, Selasa (01/08/2017).

Sejak tahun 1991 itu lah, Bupati Serang dan Gubernur Banten silih berganti dirinya tak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. moncler designer daniel Bahkan dirinya dan anak-anaknya tidur diatas dipan yang tak layak dijadikan tempat tidur.

“Yang gede disini, tadinya dibongkar banjir. Agak ditinggin sama sekarang. Yang kecil disana sama saya. Laki-laki di sini,” jelasnya.

Loading...

Saat hujan turun, rumah bekas kandang kambing itu bocor diberbagai tempat. Terlebih saat hujan bercampur angin, monster beats argos are fake Sarbini beserta anak-anaknya semakin was-was, khawatir rumah mereka yang tinggal dibawah kepemimpinan Ratu Tatu Chosiyah itu akan ambruk.

“Berhubung (kandang kambing) roboh, dibuat rumah. Ini mah dan mendingan,” terangnya. (yandhi/viko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here