Kunjungan Silaturahmi PTA Jawa Timur Kepada Sultan Banten

Foto: Dok.centralnews/Andri

Centralnews-SERANG, Jajaran Hakim Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jawa Timur menggelar Kunjungan Silaturahmi ke Sultan Banten Sultan Syarif Muhammad Ash-Shafiuddin (Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja) di Komplek Banten Lama, Jum’at (4/8/2017).

“Sebelum menemui Sultan Syarif, Rombongan yang berjumlah sebanyak 120 orang ini disambut sendiri oleh Sultan Syarif Muhammad Ash-Shafiuddin di Alun-alun Masjid Agung Banten Lama. Setelah itu, bersama-sama melakukan ziarah ke makam Sultan Hasanuddin di Komplek Pemakaman Kesultanan Banten,” ujar Sultan Syarif yang dihubungi Centralnews melalui sambungan selulernya.

Foto: Dok.centralnews/Andri

Dikatakan Sultan Syarif, “Sebelum kedatangan rombongan dari (PTA) Jawa Timur, Sultan Syarif mengajak Ketua Kenadziran, yakni  H. Tb Abbas Wasee yang bertujuan untuk bersama-sama menerima kedatangan rombongan (PTA) dari Jawa Timur. Namun, karena ada kesibukan beliau tidak bisa ikut serta menerima kedatangan rombongan dari Jawa Timur ini. Tidak sampai disitu, selesai rombongan melaksanakan ziarah, Sultan Syarif pun kembali menjamu rombongan di Kediaman H. Sam’un, yang merupakan salah satu orang Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Banten.”

“Alhamdulillah acara silahturahmi dan ziarah berjalan dengan lancar, hikmat dan penuh kekeluargaan,” pungkasnya.

Foto: Dok.centralnews/Andri

Ditambahkan H. Ahmad Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jawa Timur, menyatakan bahwa sudah lama mendengar bahwa Sultan Syarif berasal dari Surabaya. Sebelum ziarah ke Banten, rombongan (PTA) terlebih dahulu ziarah ke Boto Putih Surabaya yang merupakan Komplek Pemakaman Keluarga Besar Sultan Shafiuddin (Sultan Banten ke XVII) Pangeran Rtb Timoer, Pangeran Rtb Aryo Marjono, Ratu Ayu (RA) Mintorosasih yang semuanya keluarga dari Sultan Syarif Muhammad Ash-Shafiuddin. Insya Allah saya akan menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Banten mendatang, sangat merasa senang dengan kekeluargaan ini,” bebernya. (andri/ani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here