11 Saksi Telah Diperiksa Dalam Kasus Main Hakim Sendiri di Bekasi

 

Centralnews – Nasional, Polres Kabupaten Bekasi telah memeriksa 11 saksi kasus pengeroyokan dan pembakaran yang menewaskan Muhammad Alzahra (Joya), yang diduga melakukan pencurian.

Kapolres Kabupaten Bekasi, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan  bahwa para pelaku kemungkinan akan dijatuhi pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Terkait tindakan anarkis warga.

“Jangan main hakim sendiri, ini negara hukum. Kalau tertangkap tangan seperti itu, sebaiknya diserahkan kepada kepolisian untuk diproses hukum. Setiap orang memiliki HAM yang sama termasuk pelaku kejahatan,” Ujarnya

Loading...

Sebelumnya, Kombes Asep Adi Saputra juga mendapatkan keterangan dari dua saksi yang menjelaskan bahwa saat melakukan aksi pencurian di Mushola Al-Hidayah, Hurip Jaya, Babelan, Kabupaten Bekasi, Rojali selaku pelapor telah mencurigai gerak-gerik Joya sudah diamati sejak pertama kali tiba untuk menunaikan Sholat Ashar.

Joya, kata dia saat itu datang menggunakan motor dan membawa amplifier yang ada digantung di motornya. Saat Joya keluar dari Mushola, lanjut dia amplifier yang terletak di bilik kecil sebelah mimbar mushola raib.

“Lalu dikejar, tapi tidak tertangkap. Pelapor sempat bertemu pelaku dan menanyakan keberadaan amplifier tersebut. Namun pelaku lari dan meninggalkan motornya,”kata Kombes Asep.

Saat ini polisi telah mengamankan satu sepeda motor milik Joya, dan dua unit amplifier yang berada dibalik jok motor. Amplifer tersebut, kata dia diletakkan di tas hitam milik Joya, dan salah satunya diakui merupakan milik Mushola Al Hidayah.

Perlu diketahui, Muhammad Alzahra (Joya) meninggal setelah dipukuli dan dibakar hidup-hidup di saluran air pinggir jalan Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi oleh warga ketika diduga melakukan pencurian amplifer mushola. Kasus Joya menjadi buah bibir karena istri Joya saat ini tengah mengandung enam bulan dan masih memiliki anak balita.

Asep juga mengimbau agar ke depannya warga dapat lebih bijak dan tidak main hakim sendiri jika menemukan pelaku kejahatan. (atp)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here