Soal Masih Adanya Pungutan SPP di Sekolah, WH : Komitenya Itu yang Minta

Centralnews – BANTEN, Kini kewenangan pengelolaan SMA (Sekolah Menengah Atas) di Kota dan Kabupaten di Banten resmi telah menjadi hak dan kewajiban Pemprov Banten, Pendidikan SMA yang dulunya menjadi kewenangan Pemkab dan Pemkot telah beralih, hal tersebut disinyalir menjadi cara tersendiri bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Banten terpilih yaitu Wahidin Halim dan Andika Hazrumy dalam mengontrol dan mengawasi tindak pemungutan liar di sekolah.

Hal tersebut kini menimbulkan polemik, dan menimbulkan berbagai pertanyaan dari wali murid, pendidikan SMA di beberapa Sekolah di wilayah Banten yang semula gratis saat kewenangan dipegang oleh Pemkot dan Pemkab kini tidak lagi terjadi, pasalnya ada beberapa sekolah tingkat menegah atas ini yang masih memungut iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Memang benar adanya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menetapkan peraturan yang memang memperbolehkan sekolah memungut iuran SPP bagi siswanya, namun demikian hal tersebut cukup mencengangkan dikarenakan kini pemerintah telah menetapkan program BOS (Bantuan Operasional Sekolah) agar siswa terbebas dari pembayaran SPP setiap bulannya.

Padahal saat kampanye pencalonannya di Pilgub Banten, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Wahidin Halim dan Andika Hazrumy menjanjikan pendidikan gratis di seluruh wilayah Banten

Loading...

Menanggapi hal tersebut Gubernur Banten angkat bicara soal masih adanya pemungutan SPP di sekolah tingkat atas yang masih terjadi di wilayahnya

“Sudah gratis sekarang, kalau masih ada yang pemungutan SPP, mungkin komitenya itu yang minta SPP, coba saja tanya komitenya” tandasnya saat ditemui disela acara pelantikan KNPI Banten (9/8/17).

Wahidin selaku Gubernur Banten  menyatakan bahwa kini pendidikan SMA di Banten telah di gratiskan oleh Pemprov Banten, apabila masih ada dan ditemui pungutan SPP warga disarankan untuk menanyakan ke komite di masing masing sekolah di Bante. (yan/rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here