Pemuda Kampung Grubug Dibacok Preman Berkali-Kali

Foto: Net/Ilustrasi Dibacok

Centralnews – TANGERANG, Pada selasa (8/8) kemarin telah terjadi insiden di Pasar Kemis oleh seorang pemuda dan preman Kampung. Abdul Rohman pemuda asal Kampung Grudug, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Pasar Kemis dibacok berkali-kali oleh preman kampung. Ia menolak memberikan uang kepada preman yang memalaknya tersebut.

Dilansir dari laman tangerangnews.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16:30. Saat itu pemuda dan kekasihnya sedang menikmati senja di dekat lapangan Puri Jaya, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, moncler doccasion ebay Kecamatan Pasar Kemis. Mereka berdua dihampiri oleh seorang preman dan memaksa meminta uang. Namun, korban bersikukuh tidak mau memberikan uang kepada preman tersebut.

Namun, perkelahian itu pun tak terhindarkan. Preman tersebut ternyata membawa senjata tajam, kemudian membacok punggung kiri korban berkali-kali. Setelah melihat korban sudah berlumuran darah, kemudian kabur meninggalkan korban. Sementara sang kekasih menjerit-jerit ketika melihatnya.  Sebelum kabur, pelaku sempat merampas telepon genggam milik kekasih korban. ugg outlet edinburgh england

Warga yang berada disekitar lokasi kejadian memberikan pertolongan. Lalu, korban dibawa ke RS terdekat. Peristiwa tersebut kemudian menyebar di media sosial dan menyangka telah terjadi pembegalan di lokasi tersebut.

Kapolsek Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kompol Kosasih memberikan himbauan kepada muda-mudi untuk waspada mengantisipasi aksi pemalakan yang kerap terjadi dibeberapa lokasi yang sering digunakan untuk tempat berpacaran.

Loading...

“Pelaku pemalakan biasanya mengintip calon korbannya. Kemudian mereka akan mendatangi korban saat melihat momen yang tepat,” ujar Kompol Kosasih.

moncler outlet polo 2 “>Ia menyarankan agar jangan melakukan hal-hal yang melanggar norma, karena itu yang dimanfaatkan para preman untuk memalak dan memeras korban. Setidaknya ada lima lokasi di Pasar Kemis yang digunakan tempat muda-mudi berpacaran namun rawan aksi pemalakan, yaitu lapangan sekitar Puri Jaya, lapangan sekitar Bumi Indah, Survana Sutra, kawasan Cingluh dan danau perbatasan Kuta Bumi dengan Jatiuwung, Kota Tangerang.

“Bahkan satu tersangka yang sudah kami amankan karena membawa soft gun, kerap melakukan aksi pemalakan di lokasi tersebut,” tandasnya. (ani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here