Sidang Paripurna Istimewa HUT Kota Serang di Warnai Unjuk Rasa

Foto : Centralnews/Siska

Centralmews – Serang, Sidang Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Serang ke 10 diwarnai aksi unjuk rasa dari sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan HAMAS.

Dalam aksinya para masa menuntut Walikota Serang untuk membenahi beragam masalah yang terjadi di kota serang seperti masalah revitalisasi pasar tradisional sebagai sumber pendongkrak perekonomian warga Kota Serang, optimalisasi peningkatan sarana prasarana lembaga pendidikan dengan mempertegas penggunaan anggaran 20 persen dari APBD (UU No 20 Tahun 2003), sikapi dan tuntaskan gizi buruk, campak, pelayanan kesehatan yang tidak baik dan realisasi pembangunan RSU, turunkan angka penganguran dan relokasi warga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni dan optimalkan kinerja DPRD sebagai wakil rakyat dan wadah aspirasi untuk menyampaikan masalah yang dihadapi.

Koordinator aksi muhamad Hamzah Mengatakan sepuluh tahun merupakan umur yang cukup untuk mewujudkan harapan ‘Kota Serang Madani’. Sebab, wujud Kota Madani adalah kota yang memiliki kesejahteraan masyarakatnya diatas 68 persen, moncler outlet shoes infra strukturnya baik, angka kematian rendah, dan sumber daya manusianya berada di tingkatan tertinggi, namun, harapan menjadikan Kota Serang sebagai ‘Kota Madani’ itu nampaknya harus sirna. Hal itu karena tidak sebanding dengan keadaan di lapangan.

“Umur satu dekade tidak mampu mendongrak potensi perekonomian yang ada. Itu dapat dibuktikan dari tahun ke tahun Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (APBD) yang disahkan DPRD tersebut justru tidak pernah sesuai target. Tahun 2016 lalu Pemkot menargetkan postur APBD hampir mencapai Rp 1,2 triliun, jumlah tersebut tetap tidak terpenuhi. Penyebabnya tidak ada upaya serius Pemkot untuk mengelola potensi Penghasilan Asli Daerah (PAD) di Kota Serang. Padahal, jika ditelusuri masih banyak potensi keuangan di Kota Serang diantaranya adalah pengelolaan tradisonal yang efektif dan pengelolaan retribusi parkir, nfl jerseys for dogs size chart 2 ” Ungkapnya.

Menurut Hamzah sampai saat ini pengelolaan pasar masih semrawut karena ada sejumlah titik pasar tradisional yang tidak tahu retribusinya masuk kemana, seperti di Pasar Taman Sari. Kemudian, banyaknya parkir liar mengakibatkan PAD Kota Serang tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Loading...

“Tahun ini, Pemkot menargetkan APBD mencapai Rp 1,148 triliun dengan mengandalkan PAD Rp 133 miliar. Jumlah itu diyakini tidak akan tercapai bahkan lebih akan lebih buruk jika pengelolaan potensi ekonomi masih semrawut dan tidak disikapi dengan serius. Selain itu, kejadian ini juga akan berdampak kepada terhambatnya relisasi atau perwujudan Kota Serang menjadi Smart City yang sejak tahun 2016 lalu dipersiapkan oleh Pemkot Serang,” Tandasnya.

nfl jerseys for 19 99 sale cheap “>Sementara itu Ketua DPRD Kota Serang, Subadri Usuludin menanggapi bahwa selaku wakil rakyat menyadari dan selalu berkomitmen. Semuanya sepakat dari awal  mencalonkan bukan hanya sebatas numpang keren.

“Terlepas ada catatan atau pengingat dari temen-temen mahasiswa yang selaku cikal pemimpin bangsa itu pun juga sesungguhnya kami terima, tapi perlu di ketahui kalau lembaga DPRD itu cuma berfungsk di masalah pengawasan dan penganggaran bukan berfungsi sebagai eksekutor,” Ujarnya.

“Intinya pada dasarnya kami dari awal sepakat untuk berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Serang, atas segala kekurangannya insya Allah kami akan selalu komitmen memajukan kota serang,” Pungkas Badri. (sis/atp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here