Yuk Kenali 7 Pulau Menawan di Provinsi Banten!

Foto : net/ Keindahan Pulau di Banten

Banten adalah sebuah provinsi di Tatar Pasundan, serta wilayah paling barat di Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini pernah menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun menjadi wilayah pemekaran sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000.

Provinsi Banten memiliki potensi wisata yang besar. Terletak di paling barat pulau Jawa, bagian selatan, barat, dan utara provinsi Banten berbatasan dengan laut, dan wilayahnya juga mencakup pulau-pulau kecil yang letaknya diluar di pulau Jawa. Pulau-pulau tersebut kini telah dikembangkan sebagai objek wisata bahari dan kawasan konservasi. Bahkan, beberapa pulau memiliki fasilitas yang lengkap sebagai tempat liburan.

Bagi Anda yang mencari objek wisata bahari yang tak terlalu jauh dari ibu kota, menyeberang ke Pulau Seribu bisa jadi pilihan. Tapi, kalau ingin suasana yang beda, 7 pulau di Banten ini bisa dipertimbangkan sebagai destinasi liburan:

  1. Pulau Umang

Pulau Umang termasuk ke dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon, tepatnya di Kec. Sumur, Kab. Pandeglang. Bagi Anda yang tinggal di kota, pulau di Banten ini merupakan salah satu pilihan menarik untuk jadi pelarian dari keseharian yang membuat penat pikiran. Memiliki luas 5 hektar, pulau ini menawarkan keindahan dari air laut yang jernih, hamparan pasir putih dan berbagai fasilitas yang akan membuat Anda betah.

Loading...

 Anda bisa bermain olahraga air, sun bathing, memancing, dan snorkeling. Salah satu spot snorkeling terbaik di sini adalah pulau Oar yang menawarkan keindahan berbagai terumbu karang yang masih sangat alami. Letaknya hanya beberapa ratus meter dari pulau Umang.

Walau tergolong pulau kecil, di pulau Umang terdapat cottage dan resort berfasilitas lengkap dengan view menghadap ke laut. Di dalamnya terdapat pusat bisnis, spa, kolam renang, sarana olahraga, taman bermain bertema outbound dan fasilitas hiburan lainnya.

  1. Pulau Peucang

Pulau Peucang masih termasuk ke dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Sama halnya dengan pulau Umang, di pulau Peucang juga telah dibangun penginapan dengan fasilitas yang memadai. So, untuk Anda yang hendak menginap, tak perlu khawatir lagi soal akomodasi. Tak hanya menyuguhkan panorama bahari yang menawan, di pulau Peucang juga terdapat hutan lindung yang menjadi habitat berbagai hewan liar. Jadi, kalau Anda liburan ke sini, jangan kaget kalau melihat berbagai jenis hewan, seperti rusa, kera, hingga babi hutan berlalu lalang dekat penginapan yang tampak terbiasa dengan keberadaan manusia. Ya, penginapan di pulau ini memang didirikan dekat dengan tempat hidup hewan-hewan tersebut.

Kalau Anda gemar berpetualang, Anda bisa menyusuri hutan di pulau Peucang hingga Karang Copong dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Di Karang Copong

ini, Anda akan menemukan sebuah karang berlubang yang letaknya di tengah laut. Pemandangannya akan sangat indah kala matahari terbenam. Di pulau ini juga terdapat sungai yang sering dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk canoeing.

  1. Pulau Panaitan

Terletak bersebelahan dengan pulau Peucang dan masih termasuk kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, pulau Panaitan telah dikenal sebagai salah satu spot surfing terbaik di dunia. Ombak di perairan pulau ini memang menantang sehingga menjadi incaran para pemburu ombak profesional dari manacenagara. Tak hanya surfing, pulau ini juga punya beberapa spot untuk snorkeling atau diving.

Hutan di pulau ini juga menjadi tempat hidup banyak hewan liar dan flora langka yang dilindungi. Oleh karenanya, pengunjung yang datang ke pulau Panaitan juga akan mendapatkan pengalaman seru bersafari. Menariknya lagi, di pulau ini juga menyimpan sejarah masa lalu tentang peradaban Hindu. Di puncak gunung Raksa yang dapat jangkau dari hutan pulau Panaitan, Anda bisa menemukan patung-patung Hindu sebagai jejak peninggalan dari zaman purba. Jika hendak bermalam, Anda bisa menginap di penginapan yang tersedia di pulau Peucang.

  1. Pulau Handeuleum

Terletak di sebelah timur semenanjung Ujung Kulon, pulau Handeuleum merupakan pulau terbesar di antara gugusan pulau karang yang berada di teluk Selamat Datang Banten. Sama dengan pulau di Banten lainnya, pulau ini memiliki pantai dengan perairan jernih lengkap dengan hutan yang dihuni beraneka jenis flora dan fauna. Namun, karena perairan dangkalnya terdapat banyak pecahan karang tajam dan akar pohon bakau, Anda tidak memungkinkan untuk aktivitas snorkeling. Tapi, jangan kecewa dulu, di sini Anda bisa mengeksplorasi pulau Handeuleum dengan trekking menuju padang penggembalaan Cigenter atau menyusuri sungai Cikabeumbeum dengan menyewa perahu.

Di pulau ini hanya tersedia satu penginapan dengan kapasitas 12 orang. Alternatifnya, Anda bisa mendirikan tenda karena memang di pulau Handeuleum sendiri terdapat spot yang kerap dijadikan sebagai tempat berkemah skala besar.

  1. Pulau Sangiang

Pulau Sangiang terletak di tengah Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatera. Secara administratif, pulau ini masuk ke dalam wilayah Kec. Anyer, Serang. Tak banyak orang yang pernah menginjakkan kaki di pulau ini, padahal pulau ini dapat dijangkau hanya dengan 45 menit perjalanan laut dari pelabuhan Paku Anyer. Oleh karenanya, kondisi alam di sini masih indah. Pantai-pantainya begitu cantik lengkap dengan pasir putih yang menyatu dengan birunya laut yang jernih. Ombaknya yang cukup bersahabat membuat pantai-pantai di pulau ini cukup aman untuk snorkeling untuk melihat terumbu karang dan biota laut lainnya dengan jenis yang beragam.

Pulau Sangiang sendiri masih minim fasilitas. Dengar-dengar, dulunya pulau di Banten ini akan dijadikan kawasan wisata terpadu dengan fasilitas ekslusif. Namun, rencana tersebut gagal hingga akhirnya pulau di Banten ini ditetapkan sebagai taman wisata alam. Pulau ini hanya dihuni beberapa puluh kepala keluarga. Jika berencana menghabiskan liburan lebih dari satu hari, Anda bisa menginap di homestay yang telah disediakan penduduk setempat.

  1. Pulau Dua

Pulau Dua terletak di Desa Sawah Luhur, Kec. Kasemen, Serang. Pulau ini memiliki alam bawah laut yang masih alami. Berada di lepas pantai utara Banten, daratan pulau Dua tidak terpisah dengan pulau Jawa seperti pulau kecil pada umumnya. Rupanya, dulu pulau Dua ini tidak menyatu dengan pulau Jawa, melainkan terpisah oleh selat selebar 500 m. Namun, akibat sedimentasi, keduanya menyatu dan luas pulau Dua yang awalnya hanya 8 hektar pun menjadi 30 hektar.

Pulau Dua juga disebut pulau Burung. Ya, pulau ini memang menjadi tempat singgah kawanan puluhan jenis burung dari berbagai penjuru dunia, terutama kala musim migrasi tiba antara bulan Maret sampai Agustus. Burung-burung tersebut datang ke pulau Dua untuk menghindari musim dingin di tempat asalnya. Oleh karenanya, pulau Dua pun kini dijadikan kawasan cagar alam dan dihuni juga oleh beberapa jenis hewan lainnya.

  1. Pulau Tunda

Pulau Tunda merupakan salah satu gugusan pulau dari Kepulauan Seribu. Namun, karena letaknya di bagian barat, secara administratif pulau ini masuk ke dalam wilayah Banten dan jarak tempuhnya pun lebih dekat dari Pelabuhan Karangantu yang berada di Serang. Tak hanya menawarkan panorama bawah laut yang indah di berbagai spot, pulau ini juga menjadi spot epic untuk menikmati sunrise maupun sunset. Dan kalau beruntung, Anda bisa bertemu langsung dengan beberapa lumba-lumba yang sering muncul ke permukaan perairan pulau Tunda.

Pulau Tunda dihuni oleh satu desa yang dinamai Desa Wargasara. Desa tersebut terbagi menjadi dua dusun, yakni Kampung Barat dan Kampung Timur. Penduduk lokal pun menyediakan homestay untuk akomodasi para wisatawan yang ingin bermalam di pulau Tunda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here