7 Gestur Menunjukkan Kamu Sudah Stres Tingkat Tinggi

Foto: Net/Ilustrasi

Central Artikel – Banyak hal yang membuat perasaan menjadi senang, sedih, galau atau bahkan merasa tertekan. Bisa karena pekerjaan, keluarga, pertemanan, asmara. Tanpa disadari sebenarnya tubuh dapat mengenali tanda-tanda stres. Tidak hanya pikiran yang kacau tidak karuan, tapi pertanda fisik pun sebenarnya bisa dirasakan.

Namun, tanda-tanda yang sering terjadi tidak terbaca atau bahkan sengaja diabaikan. Padahal stress bukan perkara mudah yang bisa dicuekin begitu saja. Kenali tanda-tanda sejak dini. Berikut tanda-tanda stres tingkat tinggi yang dilansir dari laman hipwee.com:

  1. Meredam emosi jadi hal yang paling menyulitkan. Menghadapi apa-apa kamu penginnya marah-marah aja

Memang kalau sedang stres, emosi seringnya jadi sulit dikontrol. Mau nyebrang jalan nunggunya lama, sebal. Menunggu ojek online tiga menit tidak dihubungi, kesal. Ada teman mengajak ngobrol baik-baik, eh malah marah. Duh, kamu kenapa? Salah satu gejala pertama stres adalah hilangnya kemampuan kamu untuk menoleransi orang lain. Jadi kalau kamu sudah mulai gampang marah-marah begini, coba deh mulai intropeksi diri. monster beats apple accessories 2 Apa yang mengganggumu akhir-akhir ini?

  1. Napas terengah-engah padahal tidak sedang olahraga. Lebih baik kamu segera mencari penyebab stresnya

Serangan panik dan stres tingkat berat bisa juga terjadi saat kadar oksigen di otak tidak ideal. Nah, ini bisa dikenali dari cara kamu bernapas. Saat sedang dalam kondisi stres, biasanya kita akan lebih banyak melibatkan pundak dan punggung saat bernapas. Ini juga bisa jadi tanda kalau denyut jantung dan tekanan darahmu meningkat.

Jadi, kalau kamu sering ngos-ngosan padahal nggak sedang olahraga, atau napas jadi berat padahal kamu tidak sedang flu, itu tadanya pikiranmu sedang tertekan. Bila sudah sering mengalami ini, mungkin kamu butuh cuti dan liburan.

  1. Kamu tidak bisa diam. Selalu menyibukkan diri dengan banyak hal, padahal kamu sendiri bingung sebenarnya sedang apa
Loading...

Tahukah kamu kalau terkadang pikiran jadi musuh kita yang paling kejam? Tidak jarang kita ketakutan dengan sesuatu yang sebenarnya cuma ada di pikiran saja. Nah, salah satu bentuk stres tingkat tinggi adalah tidak bisa diam. Kamu sibuk ke sana ke mari, melakukan ini padahal sebenarnya kamu sibuk menenangkan pikiranmu.

  1. Pola tidur jadi berantakan. Kadang kamu bisa tidur seharian, tapi tidak jarang juga kamu menghabiskan malam dengan mata tak terpejam

Umumnya kita menganggap kalau stres biasanya jadi nggak bisa tidur. Sering terbangun tengah malam dan mungkin kelaparan. monster beats studio wireless by dre Sebenarnya yang perlu diwaspadai adalah pola tidur yang berubah. Stres bisa bikin kamu susah tidur sampai insomnia, tapi ngantuk seharian juga bisa jadi tanda kalau kamu sedang tertekan. Mana nih yang sedang kamu alami?

Nah, sudah tahu kan kalau gangguan tidur bisa mengganggu kesehaan plus kecantikan? Kalau tidak mau itu terjadi buruan cari solusi. Misalnya dengan berolahraga karena olahraga bisa membuat tubuh lebih bugar dan pikiran nggak butek lagi. Kamu bisa jogging setiap pagi, atau ikutan event lari bareng. Tidak hanya lari dan melepas penat, kamu bisa kenalan dengan banyak orang ‘kan?

  1. Tidak diet tapi berat badan turun? Jangan senang dulu, karena terkadang itu terjadi bila stres sudah mulai menekanmu

Berat badan turun nggak selamanya menjadi kabar baik. Kalau tanpa sebab dan kamu bahkan tidak lagi mengikuti pola diet, tentu harus diperhatikan juga. Stres bisa membuat berat badanmu fluktuatif alias naik-turun. Karena kalau lagi stres ada dua kemungkinan yang terjadi nih: jadi lupa makan, atau jadi makan melulu. Coba pikirkan lagi. Jadi jangan cuek lagi soal nafsu makan. Berkurang atau bertambah, itu semua ada alasannya.

  1. Ke kiri dan ke kanan, rasanya badan sakit semua kalau digerakan. Itu tanda bahwa syaraf tubuhmu sedang tegang semua

Tidak usah disangkal, stres di pikiran bisa berdampak juga ke tubuhmu secara fisik. moncler cardigan chicago Kalau kamu mulai mengalami sakit kepala menahun, sakit perut, sakit rahang, pokoknya seluruh tubuh terasa kaku dan sakit saat digerakan, itu artinya syarafmu dalam kondisi tegang. Yuk dilemaskan dengan cara olahraga. Atau kamu yang suka jalan-jalan ke mall, bisa juga coba atur jadwal jalan-jalan untuk membebaskan diri dari tekanan.

  1. Mendadak jadi suka yang manis-manis. Bukan berarti hidup tambah manis, itu justru tanda kamu sedang stres abis

Dalam tubuh kita ada yang namanya hormon kortisol, yaitu hormon yang bertugas melawan stres. Saat tubuh merasakan alarm-alarm stres, kortisol ini diproduksi oleh otak untuk mengendalikannya. Nah, hormon kortisol ini bisa didorong oleh yang manis-manis. Jadi kalau kamu mendadak hobi beli es krim, cokelat, permen, dan yang manis-manis, itu mungkin bukan karena lagi ingin saja. Melainkan karena tubuhmu butuh lebih banyak asupan gula untuk meredakan stres hebat yang mungkin tidak kamu sadari.

Memang tubuh kita punya mekanisme yang hebat untuk mengenali dan mengatasi stres itu. Tapi tetap saja kesadaran dari diri sendiri itu perlu. Biar stres tidak berlarut-larut, segera cari penyebab dan solusinya. Kasihan tubuhmu kalau cuekin melulu, padahal sedang butuh perhatianmu. (ani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here