Pemerintah Pusat Hapus Proyek Pembangunan Bandara Banten Selatan

 

Foto : Net

Centralnews – Banten, Pemerintah Pusat menghapus proyek pembangunan Bandara Banten Selatan (Bansel) di Kabupaten Pandeglang. Hal ini disebabkan karena penyediaan lahan yang belum selesai sehingga membuat pembangunannya terpaksa ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.

Pemerintah Provinsi (Pamprov) Banten mengubah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk pembangunan Bandara Banten Selatan. Sehingga Lokasi Bandar Udara Banten Selatan yang sebelumnya akan dibangun di Kecamatan Panimbang, Pandeglang. Berpindah pembangunannya di Kecamatan Sobang yang juga masih masuk dalam wilayah Kabupaten Pandeglang.

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten menganggap pemerintah pusat tak melakukan komunikasi yang baik dengan Pemprov Banten terkait pembatalan pembangunan Bandara Banten Selatan (Bansel).

“Ketika pindah lokasi pemerintah pusat agak ragu. Ketika diletakkan jadi perpres ternyata belum becus, mana bisa gitu kan. Tol tetap jalan, revitalisasi kereta api tetap jalan,” Kata Revri Aroes, Kepala Dishub Banten, saat ditemui di Kota Serang, Jumat (18/08/2017).

Loading...

Revri menjelaskan bahwa asalnya Bandara Bansel yang masuk ke dalam 12 megaproyek nasional akan dibangun di Kecamatan Penimbang, Kabupaten Pandeglang. Namun berubah tempat ke Kecamatan Sobang yang masih satu Kabupaten.

“Ketika hutan milik Kementrian Lingkungan Hidup yang dikelola rakyat dimiliki oleh kemenhut, akan diberikan untuk digunakan membangun bandara Banten Selatan seluas 124 hektar. Ketika sedang berlangsung. Sampai di Setneg di anggap tidak fix, karena rencana awal di Panimbang, yang kedua berubah rencana di Sobang. Belum clear, Dishub disuruh mengclearkan,” Terangnya.

Namun pihaknya mengaku baik Pemprov Banten maupun Dishub tak mempermasalahkan hal tersebut. Karena dana yang ada bisa digunakan untuk kepentingan lainnya.

“Enggak masalah, kita masih bisa gunakan dana yang ada untuk pembangunan ekonomi kerakyatan,” Jelasnya. (yandi/atp)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here