Peringati HAN 2017, Anak Banten Sampaikan Petisi

Foto : Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB), Siti Ma’ani Nina, Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko, Ketua LPA Provinsi Banten, Uut Lutfi, Wakil DPRD Provinsi Banten, Nuraeni, Wakil Wali Kota Serang, Sulhi Choir dan OPD di lingkungan Provinsi Banten. / (dok.centralnews/andri)

Centralnews – SERANG, Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2017 yang dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, pada Rabu kemarin (23/08), diikuti lebih dari 600 anak-anak, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD sampai SMA, dan anak berkebutuhan khusus.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB), Siti Ma’ani Nina, Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko, Ketua LPA Provinsi Banten, Uut Lutfi, Wakil DPRD Provinsi Banten, Nuraeni, Wakil Wali Kota Serang, Sulhi Choir dan OPD di lingkungan Provinsi Banten.

Pada kegiatan tersebut Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy diberi Gelar Abah sebagai ungkapan bapak dari anak-anak Provinsi Banten. Sebagai simbolis disematkan sabuk kopel khas orang tua oleh duta anak Banten.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berharap setelah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, lima daerah lainnya segera bisa menyusul menjadi kabupaten atau kota layak anak.

“Kabupaten atau kota layak anak semuanya ada di Tangerang. Kita akan dorong agar semua daerah bisa menjadi layak anak,” kata Andika.

Loading...

Kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun itu diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah penyampaian 12 Petisi untuk pemerintah yang dibacakan perwakilan anak Banten. Petisi yang berisi ‘Suara Anak Banten’ tersebut bagian dari upaya untuk wewujudkan Banten yang layak anak.

Foto : Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2017 yang dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, pada Rabu kemarin (23/08) / (dok.centralnews/andri)

Adapun isinya antara lain mendukung percepatan kepemilikan akta kelahiran tanpa pungutan liar, mendapatkan kebebasan berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan, mendapatkan penyuluhan pengasuhan terbaik untuk para orang tua, menikmati tempat rekreasi yang biayanya terjangkau dengan fasilitas baik, mendapatkan pengasuhan alternatif untuk anak terlantar melalui pengadaan rumah singgah disetiap kabupaten dan kota secara merata, menempatkan fasilitas kesehatan yang ramah anak, menolak ekspolitasi ekonomi terhadap anak, mengikuti kegiatan belajar mengajar yang menyesuaikan kemampuan anak.

Ketua LPA Banten, Uut Lutfi berharap petisi yang disampaikan oleh anak Banten tersebut dapat menjadi catatan penting bagi pemerintah baik provinsi maupun kabupaten kota dalam menentukan arah kebijakan yang ramah anak.

“Kegiatan ini merupakan salah satu motivasi bagi anak Banten dalam rangka mengembangkan dan berapresasi untuk tumbuh dan berkembang secara positif. Tadi kita dengarkan bersama 12 Petisi yang dibacakan langsung dihadapan kita semua, itu merupakan suara anak Banten yang perlu kita kawal dan dukung sebagai bagian dari upaya untuk wewujudkan Banten yang layak anak,” jelas Lutfi.

“Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi ini diisi penampilan tari kreasi anak, dan beragam pentas seni anak lainnya,” Tutupnya (andri/viko).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here