Desakan Kembali Bagi Pemkot Cilegon Untuk Menutup Tempat Hiburan Malam

Foto: Net/Ilustrasi

Centralnews – CILEGON, Sejumlah elemen masyarakat di Kota Cilegon kembali mendesak Pemerintah Kota Cilegon untuk menutup Tempat Hiburan Malam, Kamis (24/8/2017).

Isu ini kembali menjadi hangat, setelah beberapa hari lalu Satpol PP Kota Cilegon menggelar razia tempat hiburan malam yang kedapatan beroperasi melanggar ketentuan jam tayang. Upaya Pemkot Cilegon melalui razia tersebut, dinilai hanya sebuah ancaman semu dan faktanya tidak berimbas apa-apa selama ini.

michael kors eyeglasses espadrille “>Dilansir dari laman fakta banten, Ketua Yayasan Syeikh Djamaluddin Ahmad Sudrajat mengungkapkan, “Kalau memang perizinannya tidak ada ya secara tegas harus ditutup, jangan cuma diancam-ancam, tutup saja. Apalagi Hiburan Malam juga sering melanggar jam tayang dan ada praktik prostitusi,”.

Lanjutnya, ia menyayangkan bahwa tidak adanya ketegasan dan keseriusan dari pihak Pemkot Cilegon selama ini dalam hal menata keberadaan Tempat Hiburan Malam. ugg outlet gold coast germany

Wacana relokasi, dan penataan waktu operasional hiburan malam tersebut sempat digaungkan di awal kepemimpinan Tb Iman Ariyadi, hingga kini ternyata juga tidak pernah terwujud.

Loading...

Ketua Projo Banten ini juga mendorong pihak DPRD Kota Cilegon untuk membuat Perda terlebih dahulu agar ada konsep dan regulasi yang kuat dan mengikat.

“Maka harus dibuat dulu Perdanya secara aturan kuat. Jika ada yang melanggar akan diberi sanksi atau denda yang tegas. Perda juga bisa mengatur konsep hiburan secara umum di Kota Cilegon, nfl jerseys for 19 99 sale cheap semacam cluster, hiburan syari’ah yang memisahkan laki-laki dan perempuan, hiburan keluarga, dan hiburan dewasa. Nah, kalau bisa hiburan dewasa ini tarif masuk dan pajaknya harus besar, serta bentuk pengawasannya yang lebih ketat,” ungkapnya. (ani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here