Bahaya Antraks , dan Ini Ciri Ciri Hewan Kurban Yang Terkena Virus Antraks

Centralnews – KOTA SERANG, Tim medis kesehatan hewan kurban dinas kesehatan provinsi Banten bersama dengan tim kesehatan dinas kesehatan kota Serang. Hari ini melakukan tes kesehatan hewan kurban di beberapa lapak pedagang hewan kurban di Kota Serang.

Tim medis kesehatan hewan kurban dari dinas kesehatan Provinsi Banten dan dinas kesehatan Kota Serang melakukan ujin kesehatan hewan qurban untuk mengantisipasi virus antraks. Dalam beberapa tes yang dilakukan terdapat hewan kurban,  hingga saat ini tim medis kesehatan tidak menemukan hewan yang terkena virus yang dapat menyebabkan kematian pada manusia tersebut.

disampaikan Rina Herviana  fungsional medik feteriner muda dinas kesehatan provinsi Banten.  Antraks adalah  penyakit menular  akut dan sangat mematikan yang disebabkan bakteri bacillus antharcis. Tanda tanda utama hewan terkena virus antraks  yakni suhu tubuh hewan lebih dari 41 derajat celcius, kemudian yang lebih spesifik yakni bila terjadi pendarahan dilubang kumblah yaitu lubang pada mulut, hidung, telinga dan anus. Senin (27/08/17)

Loading...

Lebih lanjut rina herviana yang sekaligus dokter hewan tersebut memaparkan virus antraks disebabkan oleh bakteri,  bila ada hewan yang terkena virus antraks dilarang keras untuk langsung berinteraksi. Penularan virus antraks ada tiga tipe yakni melalui pencernaan,kulit dan pernapasan, bila melalui pernapasan spora antraks yang terbawa angin dapat terhirup didalam pernafasan manusia, kemudian penularan melalui kulit  yakni saat proses penyembelihan bila ada luka didalam tubuh manusia dan terkena darah hewan yang terdeteksi terkena virus antraks maka bisa saja tertular, selanjutnya penularan melalui pencernaan yakni bila hewan yang terkena virus antraks kita konsumsi maka kemungkinan besar bisa tertular.

“Tipe melalui kulit Kalau ada luka ditubuh kita, terus terkena darah hewan yang terkena virus antraks bisa melepuh, warna hitam kemerahan itu istilahnya cenang hideng, itu kalau tipe kulit, kalau tipe pernapasan ini yang sangat berbahaya bisa sampai berujung kematian bila sampai menghirup spora antraks yang terbawa angin”

Rina herviana menghimbau kepada para pedagang hewan untuk tidak membeli hewan korban dari daerah endemis yang tertular antraks. adapun daerah endemis yang pernah tertular antraks antara lain daerah Boyolali Jawa Tengah dan Bogor Jawa Barat. sementara itu untuk stok hewan korban yang berada di Banten mayoritas di suplai dari daerah Jawa Timur.

“Pakai kaus tangan dan masker untuk mengantisipasi hewan yang terkena virus antraks saat menyembelih hewan ternak, dan juga kalau ada hewan yang terkena virus jangan disembelih karena itu bisa menular mending dipisahkan dengan yang lain” (mow/rifa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here