Setelah Semua Saksi diperiksa Selanjutnya Setya Novanto yang Akan dipanggil KPK

Centralnews – NASIONAL, Ketua DPR Setya Novanto resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus megaskandal dugaan korupsi proyek e-KTP pada Senin (17/7) yang lalu. Sejak penetapannya sebagai tersangka itu, Setnov, belum juga dipanggil oleh KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, ia masih belum mengetahui kapan Ketum Golkar itu akan diperiksa. Dia mengatakan, Setnov kemungkinan akan dipanggil setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap semua saksi.

Dikutip dari situs Kumparan “Mereka (penyidik) kelihatannya arahnya masih ke banyak saksi baru. Setelah terkumpul dari saksi-saksi, mungkin baru ke yang bersangkutan (Setnov),” ujar Agus, di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian LHK, Jakarta, Selasa (29/8).

Saat ini, KPK sudah memeriksa lebih dari 80 orang saksi terkait kasus yang merugikan negara hingga lebih dari Rp 2,3 triliun ini. Juru bicara KPK Febri Diansyah sempat mengatakan, bukti-bukti terkait Setnov sebagai tersangka terus bertambah.

Loading...

KPK menetapkan Novanto dengan pidana melanggar pasal 3 atau 2 ayat 1 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“KPK menetapkan SN anggota DPR peridoe 2009-2012 sebagai tersangka dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain dan korporasi. Mengakibatkan kerugian negara Rp 2,3 triliun. SN melalui AA diduga memiliki peran baik dalam proses perencanaan dan pembahasan anggaran di DPR dan proses pengadaan barang jasa. Mengindikasikan peserta pemenang pengadaan barang jaksa dan elektronik,” tutur Agus.

Berdasarkan surat dakwaan Irman dan Sugiharto, Setya Novanto adalah Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR pada saat proyek e-KTP bergulir. Ia disebut pernah melakukan pertemuan dengan Irman, Sugiharto, Andi Agustinus alias Andi Narogong, dan mantan Sekjen Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraini di Hotal Gran Melia, Jakarta, sekitar Februari 2010.

Pada saat itu, Setya Novanto menyatakan dukungannya terhadap pembahasan proyek e-KTP yang diusulkan oleh Mendagri Gamawan Fauzi, dibiayai dengan anggaran rupiah murni. Bahkan pada pertemuan selanjutnya, Setya Novanto mengatakan akan berkoordinasi dengan pimpinan fraksi lainnya di DPR terkait kepastian kesiapan angggaran proyek e-KTP. (rifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here