Ini Suksesnya BPJS Kesehatan Bersama Fasilitas Kesehatan Mitra

 

Centralnews- LEBAK,  Tak terasa implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)  sudah berjalan 3,5 tahun. Pencapaian kinerja Program JKN-KIS pun mengalami peningkatan, dan terbilang sukses, ini terlihat dari jumlah peserta BPJS Kesehatan KC Serang yang mencapai 3.463.310 jiwa, sudah termasuk juga peserta yang di daftarkan dan di integrasikan kedalam program JKN-KIS oleh Pemerintah Daerah setempat.

Kesuksesan BPJS Kesehatan dalam melaksanaan program jaminan sosial di bidang kesehatan ini juga tidak terlepas dari dukungan dan peran serta dari para tenaga medis dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Seperti yang sudah dilakukan Klinik Mutiara Medika yang beralamat di Cempa, Desa Cilangkap Kalanganyar Kabupaten Lebak yang dipimpin oleh Bd. Hj. Santi Luay.

Menurut Bd. Santi Luay,  Klinik Mutiara Medika ini mulai di operasikan pada Januari 2014 lalu, dan menjadi mitra BPJS Kesehatan pada Juli 2014. “Mutiara Medika berdiri pada Januari 2014, dan setelah enam bulan berjalan kita bergabung sebagai mitra BPJS Kesahatan pada Juli 2014. Kenapa kita tertarik bermitra dengan BPJS Kesehatan ? karena sebelum berkerjasama dengan BPJS Kesehatan pasien kami sudah banyak terutama persalinan,  menurut kami ini salah satu langkah mudah untuk menarik masyarakat agar masuk  menjadi peserta JKN – KIS, dan sekarang Klinik Mutiara Medika ini melayani peserta BPJS Kesehatan rata-rata sebanyak 70 orang per hari atau sekitar 2000 orang dalam sebulan,” tuturnya.

Loading...

“Layanan untuk peserta  JKN-KIS maupun umum semua diutamakan mulai dari pelayanan pengobatan umum, pemeriksaan gigi, pemeriksaan kehamilan, persalinan, kontrol nifas, KB, imunisasi, pemeriksaan IVA dan kanker payudara,  juga mother class/ Prosalin (kelas ibu hamil) yang kita laksanakan setiap tanggal 20 sekitar jam 14.00 WIB, ” papar Bd Santi.

Kalau untuk fasilitasnya di Klinik Mutiara Medika ini mempunyai ruang pendaftaran, apotik,  ruang tunggu, ruang praktek dokter umum, dokter gigi dan ruangan praktek bidan, ruang bersalin, ruang nifas VIP, kantin,  halaman parkir yang luas, taman bermain anak, saung tunggu keluarga, masjid dan toilet umum. “Kita ingin memberikan layanan kesehatan dan persalinan yang unggulan dengan pelayanan yang profesional dan bermutu, oleh karena itu kita berikan klinik hijau,  rindang, bersih,  luas dan nyaman bagi pasien. ” tandasnya

Bd. Santi menambahkan bahwa semua pasien diperlakukan sama tanpa dibeda-bedakan. “Kita tidak membeda-bedakan pasien mau peserta JKN-KIS ataupun umum kita tetap perlakukan sama, sama obatnya,  sama layanannya, ” imbuh Santi

Hal itu ditegaskan oleh salah satu peserta JKN-KIS yang baru saja periksa di klinik Mutiara Medika ini,  Lia Jayanti warga Kalencing mengatakan pelayanan disini sangat baik.

“Selama saya periksa mengunakan Kartu Indonesia Sehat ini, selalu gratis,  tidak pernah ada diminta iuran lagi,  dan para petugas medisnya juga ramah-ramah, murah senyum, bersih,   jadi buat saya nyaman, ” ungkap Lia

Lia juga ungkapkan harapannya agar program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan jangan sampai berhenti. “saya sangat puas dengan program JKN-KIS ini, jangan sampai di hentikan programnya,  jadi saya harap program seperti ini diperbanyak karena membantu warga tidak mampu, karena saya juga merupakan peserta JKN-KIS dari pemerintah, ” ucapnya

Hal senada di dikatakan oleh Diding warga Sonojaya yang mengatakan selama periksa di klinik ini dengan menggunakan kartu JKN-KIS selalu mendapatkan pelayanan yang sama, tidak dibedakan.

“Pelayanan di klinik ini sangat baik, ramah, tempatnya juga bersih, sangat nyaman, “ungkap Diding sambil tersenyum lebar.

Perlu diketahui jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan KC Serang untuk saat ini sudah ada 270 (FKTP) yang terdiri dari 133 Puskesmas, 3 dokter praktik perorangan, dan 134 Klinik Pratama,  selain itu BPJS Kesehatan KC Serang juga telah bekerja sama dengan 15 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri dari 15 Rumah Sakit (termasuk didalamnya 1 klinik utama), 18 Apotek serta 4 Optik.

Ini membuktikan bahwa mutu dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat semakin meningkat, regulasi terkait kepatuhan pemberi kerja dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS secara bersama-sama diperkuat,  serta cakupan kepesertaannya diperluas sehingga cakupan semesta (Universal Health Coverage) di 2019 mendatang bisa terwujud.  (adv/sis/rifa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here