MNC Leasing Raih Tambahan Kredit Modal Kerja

Foto : Direktur Utama MNC Leasing Ageng Purwanto dengan Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa. (dok.centralnews/sis)

Centralnews – NASIONAL. Perusahaan pembiayaan aset produktif, PT MNC Guna Usaha Indonesia atau MNC Leasing mendapatkan tambahan fasilitas kredit modal kerja dari PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten).

Penandatanganan akad kredit dilakukan pada Rabu (30/8/2017), di Kantor Pusat Bank Banten di Jalan RS. Fatmawati, Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama MNC Leasing Ageng Purwanto dengan Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa.Turut hadir Direktur Keuangan PT MNC Leasing Meita Liliasari, Kepala Direktorat Bisnis Bank Banten Kemal Idris, dan Kepala Divisi Kredit Komersial Bank Banten Satyavadin Djojosubroto.

Direktur Keuangan MNC Leasing Meita Liliasari mengatakan penambahan fasilitas kredit modal kerja ini merupakan salah satu tindak lanjut dari nota kesepahaman yang diteken antara PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP), selaku induk MNC Leasing, dengan Bank Banten. BCAP telah meneken Memorandum of understanding (MoU) dengan Bank Banten pada Senin (14/8/2017).

“Dengan penambahan fasilitas modal kerja dari Bank Banten ini maka kami masih membutuhkan sekitar Rp100 miliar untuk memenuhi kebutuhan dana MNC Leasing sampai akhir 2017,” ungkap Meita, monster beats fake ferrari Rabu (30/8/2017).

Meita menjelaskan, penambahan fasilitas dari Bank Banten tersebut akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan pendanaan MNC Leasing sampai dengan akhir 2017.

Loading...

 “Kebutuhan dana MNC Leasing sampai akhir tahun diperkirakan mencapai Rp200 miliar hingga Rp250 miliar.”Jelasnya

Menurut Meita,  Pekan lalu, perusahaan yang bernaung dibawah bendera MNC Group milik Hary Tanoesoedibjo tersebut baru saja menerbitkan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) dengan jumlah pokok maksimum Rp100 miliar.

“MNC Leasing masih akan terus aktif untuk mencari pendanaan dengan suku bunga yang kompetitif. Sehingga, nantinya bunga yang diberikan kepada para nasabah MNC Leasing juga kompetitif,” ucapnya.

Sementara Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan penandatanganan ini merupakan lanjutan dari kerja sama yang telah berjalan melalui skema kredit modal kerja multifinance.

“Untuk meningkatkan ekspansi pembiayaan, PT MNC Leasing membutuhkan kerjasama perbankan yang salah satunya bekerja sama dengan Bank Banten, ” tutur Fahmi.

Sementara itu, Direktur Utama MNC Leasing Ageng Purwanto mengatakan pihaknya menargetkan untuk terus memperkuat organisasi agar menjadi pemimpin pasar di sektor pembiayaan peralatan medis. moncler outlet polo 2

“Dalam pembiayaan alat kesehatan, kami fokus pada kebutuhan-kebutuhan alat-alat kesehatan pada subkategori Obstetric & Gynecology, Dental, Radiology, dan Laser, Skin, & Beauty,” tutur Ageng.

Hingga semester I/2017, Lanjut Ageng bisnis MNC Leasing berkembang pesat sebagai perusahaan pembiayaan. Tercatat, pendapatan MNC Leasing melejit 82% year-on-year (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara, perolehan laba bersih tercatat melesat 168% yoy dari tahun lalu. Sedangkan, total aset perseroan melonjak 46% yoy dibandingkan dengan periode Januari-Juni 2016.”Terangnya

Sebagai catatan berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bisnis leasing tercatat masih tumbuh per Juni 2017 bila dibandingkan dengan Desember 2016, dimana piutang pembiayaan tercatat tumbuh 4, monster beats b-015 with controltalk cable 8% dan piutang pembiayaan investasi tumbuh 6%. Sedangkan, piutang pembiayaan modal kerja naik 12,8% dan piutang pembiayaan multiguna naik 3,1%.”

Perlu diketahui, PT MNC Guna Usaha Indonesia (Perseroan) didirikan dengan nama PT Indo Finance Perkasa pada tahun 1994. Pada 4 Desember 2014, PT MNC Kapital Indonesia mengambilalih kepemilikan PT Indo Finance Perkasa. Seiring dengan akuisisi tersebut, Perseroan berganti nama menjadi PT MNC Guna Usaha Indonesia (atau lebih dikenal dengan MNC Leasing).

Fokus bisnis Perseroan adalah pada pembiayaan untuk aset-aset yang bersifat produktif. Perseroan memberikan jasa pembiayaan sesuai dengan aturan dari Otoritas Jasa Keuangan. Pembiayaan yang dapat diberikan Perseroan adalah untuk tujuan investasi, modal kerja dan multiguna, dimana objek pembiayaannya meliputi barang-barang heavy equipment, machinery dan medical equipment.

(sis/viko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here